Terus Upgrade Skill! Lapas Cibinong Ajarkan Warga Binaan Jadi Petani Modern lewat Budidaya Sayuran Hidroponik
- account_circle Adilman Zai
- calendar_month
- visibility 27
- comment 0 komentar

PAStime News, Cibinong – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus berinovasi dalam melaksanakan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu bentuk nyatanya adalah kegiatan Perawatan Sayur Pakcoy Hidroponik yang berlangsung di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Cibinong, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Cibinong dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam aspek pemberdayaan dan peningkatan keterampilan warga binaan pada bidang ketahanan pangan. Melalui sistem pertanian modern ini, warga binaan tidak hanya belajar menanam, tetapi juga memahami proses lengkap tata cara budidaya hidroponik mulai dari penyemaian benih, pengaturan nutrisi air, pengecekan pH, hingga perawatan tanaman sampai masa panen.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, tetapi juga sarana pembinaan yang berorientasi pada produktivitas dan kemandirian.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menanamkan semangat mandiri dan tanggung jawab kepada warga binaan. Mereka tidak hanya diberi pelatihan, tetapi juga dibimbing agar mampu mengembangkan keterampilan yang bisa menjadi bekal berharga setelah bebas nanti,” ujar Kalapas Wisnu.
Antusiasme juga datang dari para warga binaan yang mengikuti kegiatan ini. Salah satu peserta, R, mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat berharga.
“Senang bisa belajar menanam pakcoy dengan sistem hidroponik. Ternyata tidak sulit, asal telaten dan disiplin. Semoga ilmu ini bisa saya manfaatkan setelah bebas nanti,” ungkapnya penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Cibinong berharap dapat menumbuhkan nilai-nilai produktif, mandiri, dan berdaya saing di kalangan warga binaan. Program pembinaan sayuran hidroponik ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan mental dan moral, tetapi juga pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
- Penulis: Adilman Zai
