Lapas Dharmasraya Latih Warga Binaan Wrapping dan Pengecatan Motor untuk Kemandirian Ekonomi
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 17

PAStime News, DHARMASRAYA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dharmasraya menghadirkan kegiatan wrapping dan pengecatan sepeda motor sebagai bagian dari program pembinaan Warga Binaan, Selasa (2/12). Kegiatan yang berlangsung di bengkel kerja pembinaan ini menjadi salah satu aktivitas yang paling diminati karena memberikan pengalaman langsung di bidang otomotif.
Dalam pelatihan ini, Warga Binaan dibimbing oleh petugas pembinaan mulai dari persiapan permukaan motor, pemilihan warna, teknik pengecatan dasar, hingga proses wrapping menggunakan alat khusus. Setiap tahap dilakukan secara sistematis agar peserta dapat memahami proses kerja secara menyeluruh dan menerapkannya dengan standar profesional.
Selain keterampilan teknis, kegiatan ini menumbuhkan kedisiplinan, ketelitian, dan kemampuan bekerja dalam tim, yang menjadi nilai tambah bagi Warga Binaan.
Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Dharmasraya, Darmes Saputra Tanjung, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pengembangan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja di masyarakat.
“Kegiatan wrapping dan pengecatan ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk mempelajari keterampilan yang punya nilai jual. Harapannya, keahlian ini bisa mereka manfaatkan sebagai peluang usaha ketika sudah kembali ke masyarakat,” ujar Darmes.
Salah satu peserta, Nobel, mengungkapkan manfaat yang dirasakannya dari pelatihan ini.
“Saya belajar teknik yang sebelumnya tidak saya kuasai. Senang rasanya ketika diberi kepercayaan mengerjakan langsung motor dari awal sampai selesai. Semoga ini bisa jadi bekal saya nanti,” ungkapnya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Lapas Dharmasraya berharap Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga peluang ekonomi baru setelah bebas, sehingga dapat membangun masa depan yang lebih produktif dan mandiri.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
