Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Lapas Karang Intan Latih Warga Binaan Membuat Tempe Sebagai Modal Usaha Mandiri

Lapas Karang Intan Latih Warga Binaan Membuat Tempe Sebagai Modal Usaha Mandiri

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 21

PAStime News, Karang Intan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menggelar pelatihan pembuatan tempe bagi Warga Binaan pada Minggu (9/11). Kegiatan ini dianggap sebagai bentuk nyata pembinaan kemandirian. Ini tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga mendukung pemenuhan kebutuhan pangan berkelanjutan di lingkungan Lapas.

Pelatihan di selenggarakan di area Wahana Asimilasi dan Edukasi 1 bekerja sama dengan Yayasan Ruang Pengembangan Mandiri (RPM). Dua instruktur RPM di tugaskan memberikan pelatihan teori sekaligus praktik. Pelatihan ini meliputi pemilihan bahan baku, perendaman kedelai, fermentasi, hingga pengemasan produk siap konsumsi.

Selama kegiatan, pengawasan di lakukan oleh Kepala Subseksi Bimbingan Kerja Pengelolaan Hasil Kerja, Ferry Maydani, bersama staf Rija Aswadi Bahri. Ini di lakukan untuk memastikan jalannya kegiatan tertib, aman, dan higienis. Antusiasme Warga Binaan terlihat jelas. Partisipasi aktif dalam setiap tahap dan diskusi bersama instruktur sangat baik.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan upaya konkret menyiapkan Warga Binaan memiliki keterampilan produktif dan bernilai ekonomi. Ia menambahkan, tempe adalah produk bergizi yang mudah di pasarkan. Dengan demikian, keterampilan ini di harapkan menjadi modal usaha mandiri setelah mereka kembali ke masyarakat.

Sementara itu, Harsun dari Yayasan RPM mengapresiasi semangat peserta. Ia menekankan bahwa pelatihan ini tidak sekadar mengajarkan cara membuat tempe, tetapi juga menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab. Keterampilan yang didapat di harapkan menjadi bekal hidup produktif setelah bebas.

Salah satu peserta, AR, menyatakan kegembiraannya mengikuti pelatihan. Ia mengungkapkan bahwa membuat tempe ternyata tidak sesulit yang di bayangkan dan memberinya harapan baru untuk berusaha di masa depan.

Kegiatan di jalankan dengan tertib dan di dokumentasikan sebagai bagian dari laporan pembinaan kemandirian di Lapas. Dengan pelatihan ini, Lapas Narkotika Karang Intan memperkuat komitmen mendukung program Pemasyarakatan humanis, produktif, dan berorientasi pada kemandirian. Ini selaras dengan visi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Bandanaira dan GPM, Perkuat Reintegrasi Spiritual

    Lapas Bandanaira dan GPM Teken PKS Perkuat Reintegrasi Spiritual

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 69
    • 0Komentar

    PAStime News, Bandanaira – Lapas Kelas III Bandanaira menjalin kerja sama dengan Gereja Protestan Maluku (GPM) Banda Neira. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Pastori Jemaat GPM Banda Neira, Jumat (19/9). Kolaborasi ini fokus pada pembinaan kepribadian dan rohani Warga Binaan. Kepala Lapas Bandanaira bersama Ketua Jemaat GPM Banda Neira menandatangani PKS tersebut. Selain […]

  • Lapas Perempuan Palu Ikut Tanam Bibit Pohon Kelapa Serentak

    Lapas Perempuan Palu Ikut Tanam Bibit Pohon Kelapa Serentak

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PAStime News, Sigi – Lapas Perempuan Kelas III Palu bersama Forkopimda, pejabat struktural, pegawai, dan warga binaan melakukan penanaman pohon kelapa di lahan sekitar Lapas pada Selasa (9/9). Kegiatan ini mendukung program ketahanan pangan nasional, dan menjadi langkah konkret dari Lapas Perempuan Palu. Dalam sambutannya, Kepala Lapas Perempuan Palu, Yoesiana, menyatakan bahwa penanaman pohon kelapa […]

  • Kanwil Ditjenpas Sultra Perkuat Koordinasi dengan BPSDM untuk Pengembangan SDM Pemasyarakatan (Dok. Istimewa)

    Kanwil Ditjenpas Sultra Perkuat Koordinasi dengan BPSDM untuk Pengembangan SDM Pemasyarakatan

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KENDARI, Pastime News — Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tenggara melakukan koordinasi dengan BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (13/1). Koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan sumber daya manusia di bidang Pemasyarakatan. Melalui koordinasi strategis bersama BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara, Kanwil Di tjenpas Sultra mendorong peningkatan kompetensi aparatur Pemasyarakatan secara berkelanjutan guna menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks. […]

  • Layanan Inovatif “M Labean” LPKA Palu Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima dan Reintegrasi Aman Anak Binaan (Dok. Istimewa)

    Layanan Inovatif “M Labean” LPKA Palu Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima dan Reintegrasi Aman Anak Binaan

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PALU, Pastime News — LPKA Kelas II Palu kembali menegaskan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Anak Binaan. Karena itu, LPKA Palu melaksanakan layanan inovatif bernama “M Labean” pada Senin (12/1). Melalui layanan inovasi “M Labean”, LPKA Kelas II Palu memastikan Anak Binaan penerima Cuti Bersyarat kembali ke keluarga secara aman, terpantau, dan bermartabat sebagai […]

  • Tingkatkan Layanan: Caringin Hadirkan Dashboard Power BI

    Tingkatkan Layanan: Caringin Hadirkan Dashboard Power BI

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PAStime News, Bogor – Untuk meningkatkan layanan administrasi dan tata kelola berbasis data, Kecamatan Caringin meluncurkan Dashboard Management, sistem pelaporan digital interaktif berbasis Power BI. Camat Caringin, Ramdan Firdaus, mengatakan pihaknya menyusun laporan penting secara manual lewat Excel, seperti anggaran dan data demografi. Metode ini memperlambat proses dan menyulitkan penyajian data yang terkini dan detail. […]

  • Nusakambangan Terima 37 Napi Risiko Tinggi dari Jatim

    Nusakambangan Terima 37 Napi Risiko Tinggi dari Jatim

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 54
    • 0Komentar

    PAStime News – Nusakambangan terima 37 narapidana berisiko tinggi dari sejumlah lapas di Jawa Timur, untuk menjaga kemanana dan pembinaan lapas lebih baik, Cilacap, Jawa Tengah, pada Minggu (27/7/2025). Kepala Kanwil Pemasyarakatan Jatim, Kadiono, menjelaskan pemindahan ini berdasarkan hasil asesmen, penyelidikan, dan penyidikan. Ia menilai para napi tersebut berpotensi mengganggu keamanan dan menghambat proses pembinaan […]

expand_less