Lapas Kelas IIB Tual memperkuat kerja sama dengan Puskesmas Ohoijang-Watdek, Rabu (18/2), untuk menjamin kualitas layanan kesehatan Warga Binaan.
Sinergi di fokuskan pada pemenuhan stok obat-obatan dan pemantauan kondisi kesehatan Warga Binaan secara berkelanjutan.
Dokter Lapas Tual, Eka Pratiwi, menekankan pentingnya ketersediaan obat yang memadai di lingkungan hunian padat.
Dengan sinergi ini, kami bisa menjaga buffer stock obat esensial, termasuk antibiotik dan obat penyakit degeneratif. Keluhan kesehatan di tangani cepat,” ujarnya.
Perwakilan Puskesmas Ohoijang-Watdek, Joala Retob, menyambut baik keterbukaan Lapas Tual dalam pelaporan data kesehatan.
Sinergi memungkinkan kami rutin suplai farmasi dan mendampingi skrining kesehatan berkala untuk mendeteksi dini penyakit menular,” jelas Joala.
Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menegaskan kolaborasi lintas instansi menunjukkan transparansi dan tanggung jawab negara terhadap hak kesehatan Warga Binaan.
Dukungan Puskesmas memastikan standar layanan medis di Lapas setara dengan masyarakat umum,” tegas Nurchalis.
Langkah proaktif ini di harapkan menciptakan lingkungan Lapas lebih sehat, produktif, dan mendukung pembinaan berkelanjutan bagi Warga Binaan.

