Lapas Kotabaru Kembangkan Hidroponik Sehat
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 19

Lapas Kotabaru Kembangkan Hidroponik Sehat (Dok. Istimewa)
KOTABARU, PAStime News — Lapas Kelas IIA Kotabaru terus mengembangkan budidaya hidroponik dengan pendekatan ramah lingkungan.
Salah satu upaya dil akukan melalui pengendalian hama menggunakan perangkap alami tanpa pestisida kimia.
Kegiatan tersebut di laksanakan pada Kamis, 18 Desember, sebagai langkah antisipasi serangan lalat dan serangga.
Selain itu, pendekatan ini menjaga kualitas tanaman serta keamanan hasil panen hidroponik.
Pengendalian Hama Hidroponik Berbasis Perangkap Alami Menjadi Strategi Ramah Lingkungan dalam Mendukung Pembinaan Kemandirian, Ketahanan Pangan, dan Pertanian Berkelanjutan

Lapas Kotabaru Kembangkan Hidroponik Sehat (Dok. Istimewa)
Pengendalian hama dilakukan melalui pemasangan dan pemantauan perangkap di area kebun hidroponik.
Kegiatan ini melibatkan petugas, Warga Binaan, serta peserta magang secara kolaboratif.
Metode ini, kemudian, efektif menekan populasi hama sekaligus menjaga kualitas pertumbuhan tanaman.
Selain itu, penggunaan perangkap alami mendukung keamanan hasil panen tanpa residu bahan kimia.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan pentingnya pengendalian hama dalam program pembinaan kemandirian.
“Budidaya hidroponik harus dikelola secara konsisten dan sehat.”
“Kami menerapkan perangkap ramah lingkungan untuk menjaga kualitas panen serta meminimalkan dampak lingkungan.”
Selanjutnya, Doni menambahkan bahwa pendekatan ini memperkuat keterampilan Warga Binaan di bidang pertanian modern.
Pendekatan tersebut, sekaligus, berorientasi pada keberlanjutan dan ketahanan pangan.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan berinisial N menyampaikan manfaat langsung dari kegiatan tersebut.
“Kami mempelajari cara mengendalikan hama tanpa pestisida yang lebih aman.”
“Pengetahuan ini menjadi bekal keterampilan setelah kami kembali ke masyarakat.”
Kegiatan ini, selanjutnya, sejalan dengan kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan.
Selain itu, program ini mendukung pembinaan kemandirian melalui pertanian sehat dan berkelanjutan.
Melalui upaya ini, Lapas Kotabaru menghasilkan pangan berkualitas sekaligus membekali Warga Binaan keterampilan produktif.
- Penulis: Husni
