Aksi sosial ini melibatkan jajaran pegawai dari Lapas Kelas IIA Kupang serta perwakilan berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian acara Hari Bakti Kemenimipas bertema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa”, yang bertujuan menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kupang, Antonius Hubertus Jawa Gili, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Lapas dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan transfusi darah. Setetes darah yang kita sumbangkan dapat menyelamatkan nyawa seseorang,” ujar Antonius.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti donor darah akan terus digalakkan di masa mendatang.
“Kami berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin setiap tahun. Partisipasi pegawai dalam kegiatan sosial menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter dan peningkatan kesadaran sosial,” tambahnya.
Salah satu pegawai Lapas Kelas IIA Kupang, Cindy Paulus, turut berbagi pengalamannya usai mendonorkan darah.
“Saya senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain membantu sesama, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan kita sendiri. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan dan semakin banyak yang tergerak untuk ikut,” tuturnya dengan semangat.
Melalui kegiatan donor darah ini, Lapas Kelas IIA Kupang berharap dapat menumbuhkan rasa empati dan solidaritas di kalangan pegawai serta masyarakat luas. Aksi sosial ini menjadi inspirasi bagi instansi pemerintah lainnya untuk terus menebar kebaikan melalui kegiatan-kegiatan kemanusiaan.

