Lapas Kupang Sukses Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Panen Raya Serentak Pemasyarakatan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 35

Lapas Kupang Sukses Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Panen Raya Serentak Pemasyarakatan (Dok. Istimewa)

Lapas Kupang Sukses Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Panen Raya Serentak Pemasyarakatan (Dok. Istimewa)
Di sisi lain, Kepala Lapas Kupang Antonius Hubertus Jawa Gili menegaskan komitmen terhadap pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Ia menyatakan bahwa keikutsertaan dalam acara panen raya memperkuat dukungan terhadap agenda nasional. Lebih lanjut, kegiatan ini juga memberikan bekal keterampilan bagi Warga Binaan pascapidana.
Antonius menjelaskan bahwa panen terung dan kacang panjang merupakan hasil dari pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya keterampilan pertanian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, Warga Binaan diharapkan lebih siap kembali ke lingkungan sosial.
Selain itu, Lapas Kupang mengelola kegiatan pertanian secara terencana dan terarah.
Petugas mendampingi proses pengolahan lahan hingga pemanenan. Karena itu, kegiatan ini membantu menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kerja sama.
Lebih jauh, Antonius menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Khususnya, program tersebut fokus pada peningkatan ketahanan pangan nasional. Melalui optimalisasi lahan, Lapas Kupang mendorong Pemasyarakatan yang produktif dan berdampak.
Ke depan, Lapas Kupang berharap pembinaan kemandirian Warga Binaan terus berkembang.
Program ini diharapkan mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah ekonomi. Akhirnya, Warga Binaan diharapkan kembali menjadi pribadi yang mandiri dan produktif.
Sementara itu, salah seorang Warga Binaan berinisial FA menyampaikan rasa bangganya atas kesempatan mengikuti kegiatan pertanian.
Ia menyebut kegiatan tersebut memberikan pembelajaran langsung tentang cara bertani. Menurutnya, keterampilan ini menjadi bekal penting saat kembali ke masyarakat.
- Penulis: Husni
