Lapas Namlea Optimalkan Lahan Idle dan Panen Ratusan Jagung Pulut Hibrida Secara Berkelanjutan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 19

Lapas Namlea Optimalkan Lahan Idle dan Panen Ratusan Jagung Pulut Hibrida Secara Berkelanjutan (Dok. Istimewa)
NAMLEA, Pastime News – Lapas Kelas III Namlea kembali memanen 500 biji jagung pulut hibrida, Sabtu (24/1).
Panen ini merupakan kelanjutan dari panen raya sebelumnya yang berhasil menghasilkan sekitar 1.000 biji jagung.
Pemanfaatan lahan tidur oleh Lapas Kelas III Namlea membuktikan keberhasilan pembinaan kemandirian Warga Binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah Sebelumnya, lahan tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal.
Kini, lahan kosong tersebut berubah menjadi area pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Selanjutnya, Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, memimpin acara panen simbolis.
Ia didampingi oleh para kepala subseksi dalam kegiatan panen tahap kedua.
Pada kesempatan itu, Marasabessy menjelaskan bahwa panen kali ini berasal dari lahan yang sama.
Ia menegaskan bahwa hasil panen terus meningkat berkat pengelolaan yang konsisten.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan panen berasal dari kelompok tani Warga Binaan.
Kelompok tersebut memiliki keterampilan bercocok tanam dan bekerja secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin, menjelaskan proses pemasaran hasil panen.
Petugas memasarkan jagung kepada pengepul lokal dan pegawai internal Lapas.
Selain jagung, Lapas Namlea juga mengembangkan komoditas lain seperti sawi, buncis, tomat, dan cabai.
Komoditas tersebut mendukung kebutuhan dapur Lapas secara langsung.
Sebagian hasil panen di beli oleh pegawai, sementara sisanya di jual kepada pelanggan.
Omzet dari penjualan di alokasikan untuk pembelian bibit, pupuk, serta premi Warga Binaan.
Di tempat terpisah, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi.
Ia menilai UPT Pemasyarakatan Maluku konsisten dalam menjalankan 15 Program Aksi Kementerian.
Secara khusus, ia menyoroti sektor ketahanan pangan sebagai kontribusi nyata dari Pemasyarakatan.
Ia berharap Lapas Namlea terus menjaga konsistensi dan pemberdayaan Warga Binaan.
- Penulis: Husni
