Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Lapas Namlea Panen Perdana Ikan Nila, Tumbuhkan Kemandirian WBP

Lapas Namlea Panen Perdana Ikan Nila, Tumbuhkan Kemandirian WBP

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 39

Namlea, PAStime NewsLapas Kelas III Namlea menunjukkan komitmennya terhadap pembinaan kemandirian Warga Binaan dengan memanen ikan nila perdana. Ikan nila tersebut di budidayakan melalui sistem bioflok pada Rabu (1/10). Masyarakat sekitar menyambut panen ini dengan antusias. Salah satu warga bahkan langsung membeli 2 kg ikan nila karena penasaran ingin mencicipi hasil budidaya tersebut.

Warga setempat, Nurladi, yang tinggal sekitar 550 meter dari lokasi lapas, mengungkapkan rasa penasaran dan kepuasannya. Ia mengaku sangat terkejut melihat jumlah hasil panen, mencapai 3.750 ekor ikan nila berukuran cukup baik. “Saya setiap hari melihat warga binaan merawat ikan nila. Karena penasaran, saya membeli dan ingin mencobanya,” ujarnya.

Mustafa La Abidin, Kepala Subseksi Pembinaan, menjelaskan bahwa dalam waktu 6–8 bulan, pihaknya berhasil membudidayakan ikan nila. Ikan tersebut memiliki rata-rata bobot 200–300 gram per ekor. Ia menyebut panen perdana ini berasal dari satu kolam yang selama ini di rawat dengan cermat dan berisi ratusan ekor ikan.

“Hasil ini sudah diminta oleh masyarakat. Ke depan, kami akan memperluas promosi dan memperkuat kerja sama dengan mitra,” ujarnya.

Sementara itu, Kalapas Namlea Muhammad M. Marasabessy menyatakan bahwa respons masyarakat menjadi bukti keberhasilan program pembinaan kemandirian. Ia menegaskan bahwa budidaya ikan air tawar berbasis bioflok akan terus di kembangkan bersama Dinas Perikanan Kabupaten Buru.

“Dukungan masyarakat menjadi semangat kami untuk terus berkontribusi dalam ketahanan pangan,” tegasnya.

Dengan hadirnya program ini, tidak hanya keterampilan baru yang diharapkan terbangun di kalangan WBP, tetapi juga peluang ekonomi produktif yang dapat mendukung ketahanan pangan lokal. Lapas Namlea berharap inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana pembinaan sederhana mampu berdampak besar di masyarakat.

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPKA Kelas II Ambon laksanakan penggeledahan di wisma hunian Anak Binaan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Senin (28/7).

    LPKA Ambon Gencarkan Razia dan Cek Kebersihan Anak Binaan

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PAStime News, Ambon – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon laksanakan penggeledahan di wisma hunian Anak Binaan, Senin (28/7). Kegiatan ini di lakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan LPKA Ambon. Penggeledahan menyasar kamar hunian Anak Binaan, termasuk pemeriksaan fisik dan kebersihan diri, seperti kuku, mulut, dan rambut. Dari hasil penggeledahan, di […]

  • Kanwil Ditjenpas Maluku gelar razia di Lapas Kelas IIB Piru, Minggu (31/8), untuk cegah gangguan kamtib, pungli, dan narkoba, dipimpin Kabid Pelayanan dan Pembinaan, Fifi Firda. (Dok: Humas Lapas Piru)

    Razia Serentak, Kanwil Maluku Sterilkan Lapas Piru dari Halinar

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PAStime News, Piru – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku lakukan pencegahan gangguan keamanan ketertiban (kamtib) dan pungutan liar hingga narkoba, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru, Minggu (31/8). Penggeledahan di pimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Pemasyarakatan Maluku, Fifi Firda. Fifi menegaskan penggeledahan ini merupakan bentuk komitmen bersama […]

  • CLBK Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Warga Binaan Lapas Perempuan Jambi (Dok. Istimewa)

    CLBK Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Warga Binaan Lapas Perempuan Jambi

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 14
    • 0Komentar

    MUARO JAMBI, Pastime News – Petugas kesehatan di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi melakukan program CLBK, Rabu (14/1). Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus membantu mendeteksi dini kondisi Warga Binaan. Dengan pendekatan langsung, petugas melakukan pemeriksaan ke setiap blok hunian Warga Binaan. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan kesehatan ringan secara berkala. Selain itu, petugas […]

  • Sebanyak 125 warga binaan Lapas Kuala Tungkal mengikuti pembekalan rohani oleh LAN Tanjab Barat sebagai bagian dari program rehabilitasi, Kamis (28/8). (Web: Ditjenpas)

    Lapas Kuala Tungkal: Rehabilitasi dengan Sentuhan Iman

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 54
    • 0Komentar

    PAStime News, Kuala Tungkal – Sebanyak 125 Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kuala Tungkal mengikuti pembekalan rohani yang di selenggarakan oleh Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis (28/8). Kegiatan ini berlangsung di Aula Lapas dan menjadi bagian dari program rehabilitasi Pemasyarakatan. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pembinaan karakter melalui pendekatan spiritual, sehingga proses […]

  • Lapas Kotabaru Optimalkan Wartelsuspas untuk Warga Binaan (Dok. Istimewa)

    Lapas Kotabaru Optimalkan Wartelsuspas untuk Warga Binaan

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Kotabaru, PAStime News – Lapas Kelas IIA Kotabaru mengoptimalkan layanan komunikasi Warga Binaan melalui Wartelsuspas. Layanan resmi ini menjadi sarana terkontrol untuk berkomunikasi dengan keluarga. Selain itu, layanan mendukung integritas serta tata kelola Pemasyarakatan yang bersih. Pelaksanaan Wartelsuspas berjalan tertib di bawah pengawasan petugas. Setiap panggilan berlangsung aman, bergiliran, dan sesuai prosedur. Dengan demikian, layanan […]

  • Ilustrasi, Varian Baru Covid-19, NB.1.8.1 (Doc: Freepik)

    Serba-serbi NB.1.8.1: Varian Baru di Balik Lonjakan Kasus Covid-19 Global

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan varian baru virus corona, yakni NB.1.8.1 sebagai varian yang berada dalam pemantauan. Hal ini karena tingkat penyebarannya yang cenderung lebih cepat dari varian sebelumnya. Meskipun memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat, WHO menyatakan bahwa sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan varian Covid-19 ini menyebabkan gejala yang lebih parah […]

expand_less