Bangun Budaya Kerja Bersih, Lapas Perempuan Ambon Ikuti Sosialisasi Risiko
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 44

Lapas Perempuan Kelas III Ambon mengikuti kegiatan sosialisasi penyusunan laporan manajemen risiko yang diselenggarakan oleh Inspektorat Wilayah, Selasa (10/09) bertempat di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Ambon. (Dok: Humas lapas Perempuan Ambon)
PAStime News, Ambon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon mengikuti sosialisasi penyusunan laporan manajemen risiko yang di gelar Inspektorat Wilayah di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Ambon, Selasa (10/9). Keikutsertaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman jajaran dalam mengidentifikasi potensi risiko dan menyusun strategi mitigasi yang tepat untuk mendukung tata kelola yang akuntabel.
Kegiatan menghadirkan Auditor Madya Inspektorat Wilayah, Rosa Tiarma Sinaga, sebagai narasumber. Ia menegaskan, manajemen risiko bukan sekadar tugas administratif, melainkan budaya kerja untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif dan bersih.
“Risiko perlu di identifikasi dan di kelola sejak dini agar target-target dalam perjanjian kinerja dapat tercapai secara optimal,” jelas Rosa.
Sosialisasi ini di ikuti perwakilan seluruh satuan kerja Pemasyarakatan di Maluku, termasuk jajaran Lapas Perempuan Ambon. Para peserta aktif berdiskusi, terutama terkait langkah-langkah praktis penyusunan laporan risiko.
Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Perempuan Ambon, Paulina Kiessya, menyampaikan bahwa kegiatan ini membantu pihaknya memahami penyusunan laporan risiko secara lebih terarah.
“Kegiatan ini membuka wawasan kami tentang cara memetakan potensi risiko dalam pelaksanaan tugas serta menyusun langkah mitigasinya,” ujarnya.
Lapas Perempuan Ambon berharap kegiatan ini dapat memperkuat pengendalian risiko, pelaporan, serta mendukung reformasi birokrasi dan pembangunan zona integritas.
- Penulis: mamang
