Lapas Perempuan Kelas III Ambon Tegaskan Reformasi Birokrasi melalui Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 24

Lapas Perempuan Kelas III Ambon Tegaskan Reformasi Birokrasi melalui Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM (Dok. Istimewa)
AMBON, Pastime News — Lapas Perempuan Kelas III Ambon melakukan penandatanganan komitmen bersama dalam upaya membangun zona integritas, Selasa (3/2).
Melalui penandatanganan komitmen bersama, Lapas Perempuan Ambon memperkuat integritas aparatur guna mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel
Selanjutnya, kegiatan tersebut menegaskan komitmen penuh mendukung reformasi birokrasi menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.
Selain itu, seluruh jajaran mengikuti penandatanganan sebagai langkah awal dalam meningkatkan integritas dan profesionalisme aparatur pemasyarakatan.
Kemudian, Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama para pejabat struktural dan seluruh petugas.
Selanjutnya, kegiatan ini memperkuat komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan warga binaan.
Selanjutnya, Hesta menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas mencerminkan komitmen moral, bukan hanya sekadar tugas administratif.
Menurutnya, keberhasilan Zona Integritas sangat bergantung pada konsistensi sikap, perilaku, dan prestasi kerja setiap individu.
Oleh karena itu, Hesta meminta seluruh tim untuk tetap menjaga integritas, meningkatkan disiplin, serta memperkuat kualitas pelayanan kepada publik.
“Pembangunan Zona Integritas membutuhkan upaya sungguh-sungguh dari seluruh jajaran, bukan hanya sekadar dokumen, tetapi juga perubahan cara berpikir dan budaya kerja,” tegas Hesta.
Ia menambahkan bahwa pelayanan harus jernih, terbuka, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Sementara itu, Ketua Tim ZI sekaligus Kepala Urusan Tata Usaha, Paulina L. Kiessya, menekankan pentingnya ketertiban administrasi.
Menurut Paulina, mematuhi aturan adalah dasar utama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berkelahlian.
“Konsistensi dan kedisiplinan menjadi kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional dan pelayanan yang baik,” ujar Paulina.
Akhirnya, Lapas Perempuan Ambon berharap seluruh jajaran berperan aktif mendukung pembangunan zona integritas secara berkelanjutan.
Dengan demikian, satuan kerja diharapkan semakin profesional, memiliki integritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
- Penulis: Husni
