Kegiatan ini dilakukan oleh tim teknisi dengan pendampingan petugas pengamanan lapas. Penggantian mencakup area strategis baik di dalam maupun luar lingkungan lapas yang memiliki potensi kerawanan tinggi. Langkah tersebut bertujuan agar seluruh aktivitas di area lapas dapat terpantau secara real-time melalui sistem CCTV yang berfungsi dengan optimal.
Sebelumnya, Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, bersama petugas keamanan telah melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap sistem pengawasan beberapa bulan lalu. Dari hasil peninjauan ditemukan sejumlah kamera yang mengalami kerusakan akibat faktor cuaca ekstrem dan usia perangkat, sehingga perlu dilakukan pembaruan.
“CCTV memiliki peran vital dalam pemantauan situasi di dalam maupun luar area lapas. Dengan penggantian ini, sistem pengawasan dapat kembali berfungsi optimal sehingga setiap aktivitas dapat termonitor dengan baik,” jelas Pramuaji Buamonabot.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Keamanan dan Ketertiban, Donny D. Lekatompessy, menegaskan bahwa proses penggantian berlangsung aman dan tertib tanpa mengganggu kegiatan pembinaan warga binaan.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan lancar berkat kesiapsiagaan tim pengamanan. Dengan perangkat baru ini, kami bisa lebih cepat merespons jika terjadi situasi yang membutuhkan penanganan segera,” ungkap Donny.
Dengan selesainya proses penggantian, seluruh titik strategis kini kembali dalam pantauan visual yang memadai, memperkuat sistem keamanan dan meminimalisir potensi gangguan di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

