Kegiatan TKA berbasis komputer (Computer Based Test) ini diikuti oleh empat anak binaan yang terdaftar sebagai peserta didik dalam program Kejar Paket C di PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala. Ujian ini menjadi bagian penting dari upaya LPKA Medan dalam memberikan hak pendidikan yang setara bagi seluruh anak binaannya.
Kepala LPKA Kelas I Medan, Fauzi Harahap, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang solid dengan pihak PKBM. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan elemen penting dalam proses pembinaan dan pembentukan karakter anak binaan.
“LPKA Medan berkomitmen penuh untuk memastikan setiap anak binaan mendapatkan hak pendidikan yang layak. Melalui pelaksanaan TKA ini, kami berharap mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat untuk terus memperbaiki diri. Pendidikan adalah salah satu pilar utama dalam pembinaan karakter dan masa depan mereka,” ujar Fauzi Harahap.
Sementara itu, Ketua Yayasan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala, Mawarni, turut memberikan motivasi kepada peserta ujian. Ia menekankan pentingnya semangat belajar dan tanggung jawab peserta dalam menghadapi ujian kesetaraan ini.
“Kami memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta didik, termasuk anak binaan di LPKA Medan, untuk mendapatkan pengalaman belajar dan ujian yang setara dengan siswa di luar lembaga. Pendidikan adalah hak setiap anak, dan kami berharap semangat belajar ini menjadi awal dari perubahan positif mereka ke depan,” tutur Mawarni.
Pelaksanaan TKA 2025 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pendidikan di lingkungan pembinaan. Dengan dukungan berbagai pihak, LPKA Kelas I Medan bertekad terus menciptakan lingkungan yang edukatif, inspiratif, dan membangun masa depan lebih baik bagi seluruh anak binaannya.

