Kegiatan senam pagi dipandu oleh Wawan Sahadi, petugas Klinik Pratama Rutan Bengkulu, bersama Wakarupam III, Riski Mardiansyah. Dengan penuh semangat, keduanya memimpin jalannya senam di lapangan utama Rutan Bengkulu. Para warga binaan tampak antusias mengikuti setiap gerakan, baik yang baru bergabung dalam program Mapenaling maupun yang telah berusia lanjut.
Kepala Rutan Bengkulu, Yulian Fernando, melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan, Rafi Rizaldi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan fisik dan mental warga binaan.
“Program Mapenaling menjadi sarana penting bagi warga binaan baru untuk beradaptasi. Melalui kegiatan seperti senam pagi, kami menanamkan pola hidup sehat dan semangat positif dalam menjalani masa pembinaan di rutan,” ujar Rafi.
Selain senam pagi, program Mapenaling juga mencakup pengenalan tata tertib rutan, pembinaan karakter, serta penyuluhan kesehatan. Menurut Rafi Rizaldi, kegiatan ini juga berfungsi mempererat hubungan sosial antarwarga binaan dan membantu mengurangi stres akibat perubahan lingkungan baru.
“Kami ingin memastikan seluruh warga binaan, termasuk para lansia, merasa dihargai dan diperhatikan. Melalui kegiatan senam ini, mereka tidak hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga mendapatkan semangat baru dalam menjalani hari-hari di rutan,” tambahnya.
Dengan pendekatan yang humanis, Rutan Kelas IIB Bengkulu berkomitmen memberikan pembinaan menyeluruh bagi seluruh warga binaan. Tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi juga memperhatikan aspek kemanusiaan, kesehatan, dan kesejahteraan. Program Mapenaling dan kegiatan senam pagi menjadi bukti nyata komitmen tersebut dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat dan berdaya positif.

