Momen Bersejarah: 7 Faksi NII Kembali ke NKRI, Cium Merah Putih Jadi Sorotan!
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 16

Salah satu mantan anggota kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di wilayah Jawa Barat mencium Bendera Merah Putih dalam pelaksanaan cabut baiat dan deklarasi setia kepada NKRI di Jawa Barat, Kamis (11/12/2025). Foto : Divisi Humas Polri
PAStime News, JAKARTA – Sebanyak tujuh faksi kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di wilayah Jawa Barat secara serentak melaksanakan cabut baiat dan mendeklarasikan kesetiaan penuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis Densus 88 Antiteror Polri, Polda Jawa Barat, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat stabilitas keamanan serta menangkal paham ekstremisme.
Acara berlangsung khidmat dan terstruktur, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai wujud penghormatan kepada simbol negara. Momen puncak ditandai dengan pembacaan deklarasi cabut baiat oleh perwakilan masing-masing faksi, yang kemudian diikuti seluruh peserta. Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataan setia kepada NKRI, hormat bendera, serta penciuman Sang Merah Putih sebagai simbol kembalinya para mantan anggota NII ke pangkuan negara.
Wakil Kepala Densus 88 AT Polri, Brigjen Polisi I Made Astawa, menegaskan komitmen negara dalam menjaga persatuan serta menolak ideologi ekstrem yang bertentangan dengan Pancasila.
“Saya yakin teman-teman semua di sini tetap pada negara NKRI. Kita semua menjaga dan membangun demi NKRI,” ujarnya.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Herman Suryatman, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas keberanian para mantan anggota NII dalam mengambil langkah kembali ke nilai-nilai kebangsaan.
“Kami memberikan apresiasi atas keberanian para mantan anggota NII yang secara terbuka memilih meninggalkan ajaran lama dan kembali kepada nilai-nilai kebangsaan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan dukungan penuh terhadap proses reintegrasi sosial melalui pendekatan pembinaan berkelanjutan, agar para mantan anggota NII dapat kembali beraktivitas dan berperan positif di tengah masyarakat.
Deklarasi serentak ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat harmoni sosial, stabilitas keamanan, serta komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa Indonesia.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
