MRT Jakarta–GoTo Luncurkan Blok M Hub Gojek
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 17

MRT Jakarta–GoTo Luncurkan Blok M Hub Gojek (Dok. Istimewa)
Melalui kolaborasi transportasi publik dan ekosistem digital, Blok M Hub Gojek di kembangkan sebagai model TOD modern penggerak mobilitas, UMKM, dan ekonomi lokal.
JAKARTA, PAStime News – Sebagai bagian dari inovasi kawasan, PT MRT Jakarta bekerja sama dengan GoTo Gojek Tokopedia meluncurkan Blok M Hub Gojek.
Selain itu, daerah ini di bangun sebagai contoh pengembangan berbasis transit yang menggabungkan sistem transportasi umum dan platform digital.
Selanjutnya, acara peluncuran di hadiri oleh perwakilan dari Gubernur DKI Jakarta, para pimpinan MRT Jakarta, serta anggota Direksi GoTo.
Sementara itu, sambutan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di ucapkan oleh Cyril Raoul Hakim.
Transformasi Blok M memerlukan kerja sama antara infrastruktur fisik dan inovasi digital,” pesan Gubernur Pramono Anung.
Selain itu, Gubernur juga menghargai kerja sama antara MRT Jakarta dan GoTo dalam meningkatkan koneksi di wilayah tersebut.
Inisiatif ini memudahkan bergerak sekaligus mendorong proses digitalisasi bagi UMKM dan perekonomian lokal,” tambahnya.
Dengan demikian, pembangunan Blok M selaras dengan rencana pemerintah daerah DKI Jakarta dalam meningkatkan koneksi ekonomi, sosial, dan budaya.
Senada, Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, menekankan pentingnya Blok M Hub sebagai tempat pertemuan di kota.
Selain itu, menggabungkan stasiun MRT dengan ekosistem digital GoTo meningkatkan aksesibilitas dan kegiatan di sekitar area tersebut.
Sementara itu, peluncuran tersebut menegaskan bahwa kawasan transit dapat menjadi platform yang mendukung kolaborasi di bidang transportasi dan ekonomi digital.
Selanjutnya, Blok M Hub Gojek menyediakan integrasi antara GoRide, GoCar, GoFood, serta layanan pembayaran GoPay.
Dengan demikian, pengalaman bergerak menjadi lebih mudah dan juga membantu pertumbuhan usaha kecil dan menengah lokal.
Akhirnya, identitas baru Blok M Hub Gojek di harapkan menjadi simbol Jakarta yang terhubung, berkelanjutan, dan kolaboratif.
- Penulis: Husni
