Ngabuburit Ala Warga Binaan : Isi Waktu Jelang Buka Puasa Dengan Berbagai Kegiatan Positif
- account_circle info.pastimenews@gmail.com
- calendar_month
- visibility 24

Ngabuburit Ala Warga Binaan Doc. Humas Lapas Cibinong
CIBINONG – Suasana Ramadan menghadirkan nuansa berbeda di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, jika masyarakat di luar menghabiskan waktu ngabuburit dengan berburu takjil atau berkumpul bersama keluarga, warga binaan di dalam Lapas Cibinong justru memaknai waktu menjelang berbuka dengan kegiatan sarat penuh makna yang merupakan bagian dari program pembinaan bertempat di Mesjid At-Taubah Lapas Cibinong, Jumat (20/2/2026).
Sambil menanti azan magrib, mereka mengisi waktu dengan mendengarkan tausiah, berdiskusi keislaman, serta memperbanyak tilawah Al-Qur’an dengan target mengkhatamkannya selama bulan suci Ramadan, menjadikan momen ini sebagai sarana menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Suasana yang tercipta begitu khidmat tausiyah dan lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar bersahutan, menghadirkan ketenangan dan harapan baru bagi para warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan.
“Bulan suci ini adalah kesempatan berharga untuk memperbaiki diri, menenangkan hati, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kami mendorong warga binaan untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan membangun,” ujar Wisnu.
Program pembinaan keagamaan ini merupakan bagian dari komitmen lapas dalam membentuk pribadi yang lebih baik. Melalui tausiah dan tilawah Al-Qur’an, diharapkan warga binaan tidak hanya mendapatkan ketenangan batin, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih positif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Salah seorang warga binaan, inisial A, mengungkapkan bahwa momen Ramadan menjadi kesempatan berharga untuk memperbaiki diri serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Di momen Ramadan ini saya berkomitmen untuk terus memperbaiki diri dengan mengikuti berbagai kegiatan positif yang ada, seperti pengajian dan tadarus Al-Qur’an, agar keimanan dan ketakwaan saya semakin meningkat”, ujarnya.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan selama Ramadan ini, diharapkan warga binaan mampu membangun kebiasaan positif yang berkelanjutan, memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik, taat hukum, dan siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang membawa perubahan positif bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya
- Penulis: info.pastimenews@gmail.com
