Panen Edamame 50 Kg di Lapas Banjarbaru, Bukti Nyata Pembinaan Warga Binaan Dukung Ketahanan Pangan
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 24

Foto : Humas Lapas Banjarbaru
PAStime News, BANJARBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui kegiatan panen kacang edamame seberat 50 kilogram di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Senin (15/12). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus optimalisasi pemanfaatan lahan asimilasi secara produktif.
Panen kacang edamame tersebut merupakan hasil budidaya pertanian yang dikelola langsung oleh Warga Binaan dalam program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Proses tanam hingga panen dilakukan secara terencana dan berkelanjutan dengan pendampingan serta pengawasan petugas pembinaan, sehingga hasil yang diperoleh dapat optimal dan bernilai guna.
Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan.
“Panen edamame ini menjadi bukti bahwa Warga Binaan mampu menghasilkan produk pertanian yang bernilai ekonomi. Melalui pembinaan yang terarah, mereka tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga memahami nilai kerja keras dan kemandirian,” ujarnya.
Sebanyak lima Warga Binaan terlibat aktif dalam kegiatan panen di area pertanian SAE Lapas Banjarbaru. Salah satu Warga Binaan, Haryanto, mengaku bangga dapat berkontribusi langsung dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini memberi kami pengalaman dan keterampilan baru. Apa yang kami pelajari di sini bisa menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Dukungan positif juga disampaikan peserta magang Batch 2 Kementerian Ketenagakerjaan RI, Novita. Ia berharap program pembinaan berbasis pertanian ini terus dikembangkan.
“Program ini sangat bermanfaat dan patut dilanjutkan karena mendukung pembinaan Warga Binaan sekaligus ketahanan pangan,” tuturnya.
Melalui kegiatan panen edamame ini, Lapas Banjarbaru menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak nyata. Dari lahan asimilasi, Warga Binaan tidak hanya memanen hasil pertanian, tetapi juga menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih mandiri dan berdaya guna
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
