Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Pebble Art: Warga Binaan Lapas Wahai Asah Kreativitas Mandiri

Pebble Art: Warga Binaan Lapas Wahai Asah Kreativitas Mandiri

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 58

PAStime News, WahaiWarga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai ramai-ramai mengasah kreativitas dengan belajar autodidak teknik membuat lukisan  Pebble Art  di Beranda ‘Mesra’ Lapas, Senin (22/9). Kegiatan tersebut menjadi keterampilan baru yang merupakan bagian dari program pelatihan kemandirian Lapas Wahai.

Kalapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyatakan Warga Binaan dapat menguasai berbagai keterampilan jika petugas jeli melihat bakat mereka. “Warga Binaan memang seringkali membuat kerajinan secara autodidak bila kita mengunjungi kamar perumahan mereka seperti banyaknya di jumpai adanya  cangklong  atau pipa rokok maupun asbak. Itu semua adalah magnet yang harus kita berdayakan,” jelasnya.

Tersih menjelaskan, program kemandirian di tingkatkan untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan dan jiwa wirausaha guna mendukung reintegrasi sosial. “Lapas mempunyai potensi besar untuk mendorong terciptanya produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari dalam tembok melalui peningkatan dayagunaan Warga Binaan,” terangnya.

Saat ini, Lapas Wahai melalui subseksi (subsi) pelatihan tengah memprogramkan kerajinan  Pebble Art  sebagai produk unggulan.  Pebble Art  sendiri merupakan seni yang menciptakan gambar atau komposisi kreatif dari batu atau kerikil kecil yang di rekatkan pada permukaan seperti kayu dan kanvas.

Kepala Subsi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, mengatakan  Pebble Art  memanfaatkan keindahan alami dari batu untuk membentuk berbagai pola dan gambar sebagai pajangan seperti hiasan dinding.

Senada, Frans Tepal selaku staf subsi pelatihan mengatakan unsur penting dalam  Pebble Art  tersebut. Bahan utama adalah batu alam seperti batu pantai dan kerikil halus. Permukaannya menggunakan papan serta tambahan hiasannya adalah cat dan perekat, tambahnya.

Salah satu Warga Binaan, WD, sangat bersemangat akan melaksanakan keterampilan tersebut. “Hanya dengan melihat contoh gambar yang di berikan petugas, tangan kami sudah tak sabar untuk merangkai. Kami bisa belajar autodidak,” ucapnya.

Inisiatif peningkatan program kemandirian tersebut di respon langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. “Kami terus mendorong Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Maluku untuk giatkan keterampilan bagi Warga Binaan dalam menghasilkan produk UMKM sebagaimana Arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melalui Program Akselerasi,” tuturnya.

Tentang  Pebble Art yang akan di kembangkan, Ricky juga memberikan apresiasinya. “Seni ini merupakan kegiatan yang mudah dan menenangkan, cocok untuk segala usia baik Warga Binaan yang usia muda maupun tua. Saya mengapresiasi aktivitas kreatif ini karena tujuannya memanusiakan manusia untuk menjadi lebih baik ke depan,” tutupnya.

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Wahai Panen 40 Buah Pare, Bukti Berhasil Pembinaan WB

    Lapas Wahai Panen 40 Buah Pare, Bukti Keberhasilan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PAStime News, Wahai, 14 Oktober 2025 — Semangat kemandirian dan produktivitas terus tumbuh di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai. Kali ini, warga binaan kembali menunjukkan hasil nyata dari program pembinaan pertanian. Mereka sukses memanen 40 buah pare atau sekitar 12 kilogram, Senin (13/10). Panen ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan yang […]

  • Rutan Kelas IIB Negara memanen hasil budidaya labu siam dari lahan pertanian seluas 88 m2 yang berada di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rabu (23/7).

    Inovasi Hijau Rutan Negara: Panen Labu Siam dari Lahan Terbatas

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 48
    • 0Komentar

    PAStime News – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara memanen hasil budidaya labu siam dari lahan pertanian seluas 88 m2 yang berada di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rabu (23/7). Panen perdana ini menjadi bukti bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang bagi Rutan Negara untuk tetap produktif. Plt. Kepala Rutan Negara, I Gusti Agus Putra […]

  • Lapas Atambua Sulap Satu Set Sofa (Dok. Istimewa)

    Lapas Atambua Sulap Satu Set Sofa Usang Kembali Bernilai Estetik Dengan Warga Binaan

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 22
    • 0Komentar

    ATAMBUA, PAStime News – Sebagai hasil pembinaan kemandirian, Warga Binaan Lapas Kelas IIB Atambua menyelesaikan restorasi satu set sofa. Melalui Pokja Mebel, Warga Binaan mengubah sofa rusak menjadi furnitur mewah berdesain kekinian. Pengerjaan restorasi ini rampung dalam enam hari, tepat pada Rabu (24/12). Keberhasilan restorasi sofa oleh Pokja Mebel Lapas Atambua mencerminkan efektivitas pembinaan kemandirian […]

  • ONIC ID dan RRQ Hoshi, sukses memastikan tempat di babak playoff Mobile Legends Mid Season Cup (MSC) x Esports World Cup (EWC) 2025.

    ONIC dan RRQ Tancap Gas ke Knockout MSC x EWC 2025

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PAStime News, Jakarta – Prestasi membanggakan kembali di torehkan oleh dua raksasa esports Indonesia, ONIC ID Esports dan RRQ Hoshi, yang sukses memastikan tempat di babak playoff Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) x Esports World Cup (EWC) 2025. Turnamen Esports World Cup di Riyadh mempertemukan tim terbaik dunia, dan dua tim Indonesia […]

  • Rutan Kelas IIA Ambon kembangkan perpustakaan sebagai pusat literasi untuk tingkatkan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan Warga Binaan. (Web Ditjenpas)

    Literasi di Balik Jeruji: Semangat Baru Warga Binaan Rutan Ambon

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PAStime News, Ambon – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus mengembangkan fasilitas perpustakaan sebagai pusat literasi. Melalui berbagai kegiatan membaca dan diskusi buku, perpustakaan Rutan Ambon menjadi salah satu sarana penting dalam membangun wawasan, pengetahuan, dan keterampilan Warga Binaan. Kepala Rutan Ambon, Ferdika Canra, menyampaikan literasi memiliki peran strategis dalam proses reintegrasi sosial. […]

  • Pasar Global Awali Tahun dengan Optimisme, Reli Lintas Aset 2025 Masih Berlanjut (Dok. Istimewa)

    Pasar Global Awali Tahun 2026 dengan Optimisme, Reli Lintas Aset 2025 Masih Berlanjut

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, PAStime News — Awal tahun berjalan seirama dengan penutupan tahun sebelumnya.Selain itu, pasar menguat dan kepercayaan Wall Street tetap terjaga. Namun demikian, pelaku pasar masih mencermati daya tahan sinkronisasi lintas aset.Karena itu, durasi tren positif tersebut tetap menjadi perhatian utama. Pembukaan tahun yang solid menegaskan kepercayaan Wall Street tetap kuat, seiring reli lintas aset berlanjut […]

expand_less