Pelatihan Angklung LPKA Ambon
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 14

Pelatihan Angklung LPKA Ambon (Dok. Istimewa)
AMBON, PAStime News – Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Ambon terus berupaya mengembangkan minat serta bakat anak-anak yang binaan dengan cara memanfaatkan seni sebagai dasar pengembangan.
Selanjutnya, pada hari Kamis tanggal 19 Februari, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Ambon mengadakan pelatihan tentang angklung tradisional.
Kegiatan tersebut juga membantu memperkuat identitas Ambon sebagai kota yang di kenal sebagai Kota Musik.
Pelatihan berlangsung di gedung aula LPKA Ambon dan di ikuti oleh peserta magang Batch III Kementerian Ketenagakerjaan, Angel Latuputty.
Dalam kegiatan tersebut, Anak Binaan belajar tentang teknik dasar, kerja sama dalam ritme, dan keselarasan dalam musik.
Selain itu, mereka juga tahu betul bahwa kerja sama sangat penting agar bisa menciptakan suara yang seimbang.
Angel Latuputty menegaskan bahwa musik sangat efektif dalam membentuk karakter yang positif.
Ia mengatakan,
Dengan memainkan angklung, mereka mempelajari disiplin, fokus, dan kerja tim.”
Lebih lanjut, ia menambahkan,
Musik bisa menjadi cara yang positif untuk meningkatkan rasa percaya diri dan harapan.”
Sementara itu, salah satu anak binaan dengan inisial AR juga menyampaikan semangat dan antusiasmennya.
Ia mengatakan,
Pertama kali saya belum pernah memainkan angklung.”
Selanjutnya, ia menyatakan,
Setelah diajarkan, ternyata menyenangkan.”
Lebih lanjut, ia menambahkan,
Kami harus bersatu agar lagu terdengar enak.”
Akhirnya, dia mengatakan,
Saya jadi lebih percaya diri.”
Di sisi lain, Kepala LPKA Ambon, Kurniawan Wawondos, menegaskan bahwa pelatihan tidak hanya fokus pada kedisiplinan.
Ia mengatakan,
Kami menyediakan program yang bertujuan untuk membentuk karakter dan meningkatkan kreativitas anak-anak yang sedang dibina.”
Dengan demikian, anak binaan bisa merasakan langsung manfaat positif dari seni dan budaya.
Oleh karena itu, melalui pelatihan angklung ini, LPKA Ambon berharap semangat dan kemampuan mereka dapat terus meningkat.
Akhirnya, mereka di harapkan siap kembali ke masyarakat dengan memiliki semangat yang positif dan dapat memberikan manfaat.
- Penulis: Husni
