Pembinaan Kemandirian Lapas Metro Hasilkan Meja Modern Bernilai Ekonomi Karya Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 5

Pembinaan Kemandirian Lapas Metro Hasilkan Meja Modern Bernilai Ekonomi Karya Warga Binaan (Dok. Istimewa)
METRO, PAStime News – Warga binaan di Lapas Metro Kelas IIA terus menunjukkan perkembangan positif dalam kegiatan kemandirian mereka, pada hari Rabu.
Lewat kursus tentang kerajinan kayu, mereka berhasil merakit meja kontemporer yang terbuat dari kayu jati belanda.
Meja yang dibuat ini juga memiliki tampilan sederhana dan mengikuti gaya kekinian.
Dengan begitu, barang itu memenuhi kebutuhan dan selera pembeli.
Lalu, pembuatan meja tersebut mengikuti tahapan yang sudah disusun dengan rapi.
Tahapan itu mencakup memilih bahan, memotong kayu, menyatukan bagian, sampai tahap akhir penyelesaian.
Petugas yang memantau kegiatan kerja mendampingi semua fase pembuatan.
Pendampingan ini diadakan agar mutu, kecermatan, dan keamanan kerja terjamin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keterampilan yang terus berjalan.
Targetnya adalah memberikan keahlian praktis kepada warga binaan menjelang mereka bebas kelak.
Selain keahlian teknis, latihan ini juga menanamkan sikap disiplin serta etos kerja yang baik.
Alhasil, para peserta belajar untuk bertanggung jawab penuh atas hasil barang yang mereka kerjakan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Metro, Bapak Silahuddin, memaparkan maksud dari adanya pelatihan ini.
“Pelatihan ini kami rancang sebagai modal keahlian untuk para warga binaan,”
“Semoga mereka mampu mencari pekerjaan atau membuka usaha sendiri setelah keluar,” katanya.
Ia kemudian mengutarakan alasan mengapa kayu jati belanda menjadi bahan utama pembuatan.
Kayu tersebut di nilai kokoh, awet, dan gampang di kerjakan.
Di lain kesempatan, Kepala Lapas Metro, Bapak Tunggul Buono, memuji inovasi dari para peserta.
Baginya, pembinaan tidak cuma soal mengawasi, tetapi juga memberdayakan mereka.
“Hasil karya ini membuktikan warga binaan bisa menghasilkan barang yang punya nilai,” terangnya.
Selain itu, salah satu narapidana yang ikut pelatihan merasakan dampaknya langsung.
“Dulu saya sama sekali tidak punya keahlian,”
“Kini, saya sudah bisa bikin meja sendiri sebagai persiapan masa depan,” ujarnya.
- Penulis: Husni
