Pemprov DKI Siapkan Anggaran, Lanjutkan Pembangunan NCICD 2026
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 23

Pemprov DKI sudah siapkan anggaran untuk lanjutkan pembangunan NCICD
Jakarta, PAStime News – Pemprov DKI Jakarta menegaskan kesiapan anggaran untuk melanjutkan pembangunan NCICD pada 2026. Komitmen itu mencakup wilayah Pluit, Muara Angke, hingga Kali Lencong.
Dorong Perlindungan Pesisir, Pembangunan Berlanjut Secara Bertahap dan Terukur
Pembangunan NCICD terus bergerak maju sebagai upaya strategis melindungi pesisir Jakarta dari ancaman rob. Oleh karena itu, pemerintah mempercepat penyelesaian sejumlah bagian penting, sehingga ketahanan wilayah pesisir semakin kuat. Selain itu, langkah ini menunjukkan koordinasi serius antara pemerintah daerah dan pusat dalam menuntaskan proyek giant sea wall. Dengan demikian, pembangunan berjalan lebih terarah, terukur, serta selaras rencana jangka panjang pengendalian banjir pesisir. Program ini juga mendorong percepatan pembangunan infrastruktur vital agar perlindungan masyarakat pesisir lebih optimal, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi lingkungan serta kehidupan ekonomi setempat.
“Pada 2026, kami menganggarkan kelanjutan NCICD di Pluit 530 meter, Muara Angke 350 meter, dan Kali Lencong 750 meter,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota, Kamis.
Namun, ia belum merinci nominal anggaran yang disiapkan.
Ia menyampaikan NCICD yang sudah terbangun pada 2025 antara lain Ancol 1,2 kilometer, tanggul mitigasi Muara Angke 1,1 kilometer, dan Baywalk Pluit 400 meter dari total 600 meter.
Selain itu, dari rencana giant sea wall sepanjang 28,2 kilometer, baru 11,8 kilometer sudah selesai.
“Bagian tanggung jawab Pemprov sudah 11,8 kilometer. Semoga tahun ini bertambah 1,2 kilometer. Tahun depan juga 1,2 kilometer. Kekurangan kami selesaikan bertahap,” jelas Pramono.
Ia berharap pemerintah pusat segera memulai bagian yang menjadi kewenangan mereka. Terlebih, kebutuhan pembangunan giant sea wall semakin mendesak.
Pada Juni 2025, Pramono meninjau pembangunan tanggul mitigasi rob di Muara Angke.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan dukungan Pemprov terhadap proyek giant sea wall yang diinisiasi pemerintah pusat.
Tanggul mitigasi rob menggunakan anggaran Rp52 miliar. Program itu sudah direncanakan sejak 2024. Namun, pembangunan tertunda karena kendala perizinan warga.
- Penulis: Husni
