Peringatan Siwaratri di Lapas Tabanan dan Rutan Klungkung Perkuat Introspeksi Spiritual serta Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 40

Peringatan Siwaratri di Lapas Tabanan dan Rutan Klungkung Perkuat Introspeksi Spiritual serta Pembinaan Kerohanian Warga Binaan (Dok. Istimewa)
TABANAN, Pastime News — Warga Binaan Hindu di Lapas Kelas IIB Tabanan melakukan persembahyangan Hari Suci Siwaratri pada hari Sabtu (17/1).
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk introspeksi diri dan merenung secara spiritual.
Selain itu, Warga Binaan melaksanakan brata sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.
Mereka juga memohon pengampunan atas kesalahan yang pernah mereka lakukan.
Persembahyangan dilaksanakan di Pura Swagina Lapas Tabanan dengan penuh khusyuk.
Kegiatan ini diikuti oleh Warga Binaan Hindu dengan tertib dan penuh semangat.
Lapas juga menghadirkan penceramah dari Kemenag Kabupaten Tabanan, I Wayan Balik Tamba Utama.
Selanjutnya, Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menyampaikan harapannya.
Prawira Hadiwidjojo, Kepala Lapas Tabanan:
Kami berharap Siwaratri dapat memperkuat iman dan ketakwaan Warga Binaan Hindu.
Dengan demikian, pembinaan karakter yang positif dapat tumbuh sesuai makna Hari Suci Siwaratri.
Sementara itu, I Wayan Balik Tamba Utama menekankan pentingnya refleksi diri.
I Wayan Balik Tamba Utama, Kemenag Tabanan:
Siwaratri merupakan momen yang tepat untuk merenungi kesalahan masa lalu.
Oleh karena itu, setiap orang diharapkan menjadi pribadi yang lebih baik.
Salah satu Warga Binaan, Made, juga menyampaikan harapan dan perasaannya.
Made, Warga Binaan:
Saya ingin merenungi kesalahan masa lalu secara sungguh-sungguh.
Selanjutnya, saya berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.
Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan menjalani brata atau semedi sebagai bentuk pengendalian diri.
Kegiatan ini menjadi simbol perenungan terhadap perbuatan yang tidak baik.
Selain itu, Siwaratri di artikan sebagai pencerahan batin melalui kesadaran dan kesucian hati.
- Penulis: Husni
