Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, keberanian, dan integritas Ganjar Dwi Utama dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkoba di lingkungan Lapas Pemuda Madiun, yang berpotensi mengancam keamanan serta ketertiban lembaga pemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, menyampaikan penghargaan tinggi kepada seluruh jajaran petugas yang menunjukkan keberanian dan komitmen dalam menjaga kehormatan institusi.
“Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan bagi insan pemasyarakatan yang bekerja dengan hati, berani mengambil risiko, dan berkomitmen terhadap keamanan negara. Semangat ini diharapkan menjadi teladan bagi seluruh petugas di jajaran Kemenimipas,” ujar Agus Andrianto.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian yang diraih bawahannya.
“Prestasi Ganjar menjadi kebanggaan seluruh jajaran Lapas Pemuda Madiun. Ini bukti bahwa dedikasi dan loyalitas terhadap tugas akan selalu mendapat apresiasi dari pimpinan,” tuturnya.
Di sisi lain, penerima penghargaan Ganjar Dwi Utama menyampaikan rasa syukurnya dan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas sebagai petugas pemasyarakatan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus bekerja lebih baik dan berpegang pada nilai integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab. Keberhasilan ini hasil kerja sama seluruh tim Lapas Pemuda Madiun,” ujarnya dengan penuh rasa haru.
Kegiatan penyerahan penghargaan ini dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta pembukaan Program Pembinaan Mental Pegawai Kemenimipas. Acara juga diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Indonesia sebagai wujud sinergi dan komitmen memperkuat integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian di bidang pemasyarakata dan keimigrasian.

