Kegiatan dibuka dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Ketua PIPAS cabang Lapas Pemuda Madiun, Purwatiningsih Susetyo. Dalam amanatnya, ia menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan solidaritas antaranggota.
“Mari kita terus menjaga semangat kekeluargaan dan mendukung satu sama lain dalam setiap kegiatan, demi terciptanya lingkungan yang lebih baik bagi semua,” ujarnya.
Sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan, Purwatiningsih melakukan pelepasan balon ke udara. Suasana kian meriah ketika lomba senam dimulai, melibatkan empat kelompok dari bidang Sekretariat, Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial Budaya.
Setiap kelompok tampil energik dengan kostum unik dan penuh warna, menambah semarak suasana pagi itu. Meski memakai musik pengiring yang sama, masing-masing tim menghadirkan gaya senam berbeda dan sangat kreatif, menciptakan tontonan menarik yang memancing sorak-sorai penuh semangat dari peserta lainnya.
Tak hanya lomba senam, kegiatan ini turut diramaikan dengan bazar kuliner hasil kreasi anggota PIPAS. Berbagai makanan dan minuman buatan sendiri disajikan dengan penuh antusias. Bazar tersebut menjadi wajah nyata kerja sama dan kreativitas para ibu-ibu yang terlibat.
Sorotan utama lainnya adalah kehadiran Kalapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, bersama jajarannya. Tak hanya hadir, Kalapas Wahyu bahkan turut mengikuti lomba senam, memadati barisan para ibu-ibu PIPAS yang tampil kompak. Gerakan senam bersama instruktur yang enerjik membuat suasana semakin hidup dan penuh gelak tawa.
Acara ditutup dengan pengumuman pemenang lomba senam. Bidang Pendidikan dinobatkan sebagai juara pertama. Penyerahan hadiah dilakukan oleh Kalapas Wahyu Susetyo dan Ketua PIPAS Purwatiningsih Susetyo.
Dalam sambutannya, Kalapas Wahyu memberi apresiasi tinggi atas antusiasme seluruh peserta.
“Ini adalah contoh nyata bagaimana kebersamaan dan semangat bisa membawa kita lebih maju. Saya bangga melihat ibu-ibu PIPAS yang selalu penuh semangat dan kreativitas. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat bagi semua,” tuturnya.
Pertemuan rutin ini tidak sekadar ajang kegiatan, tetapi juga memperkuat jalinan kekeluargaan antara anggota PIPAS dan jajaran Lapas Pemuda Madiun. Semangat, kreativitas, dan kebersamaan yang terbangun menjadikan PIPAS cabang Lapas Pemuda Madiun sebagai teladan kekompakan dan energi positif.

