Produktivitas Akhir Tahun, Lapas Tual Panen 22 Kilogram Sawi dari Program Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 14

Produktivitas Akhir Tahun, Lapas Tual Panen 22 Kilogram Sawi dari Program Pembinaan Kemandirian Warga Binaan (Dok. Istimewa)
LANGGUR, PAStime News – Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, suasana produktif menyelimuti area perkebunan Lapas Kelas IIB Tual.
Selain itu, Warga Binaan bersama petugas Pemasyarakatan berhasil memanen 22 kilogram sawi segar, Rabu (31/12).
Dengan demikian, kegiatan ini menegaskan keberhasilan program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.
Selanjutnya, Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menegaskan pembinaan tetap berjalan produktif meski berada di balik tembok lapas.
“Panen di pengujung tahun 2025 ini mencerminkan kerja keras dan ketekunan Warga Binaan selama masa pembinaan,”
ujar Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur.
Lebih lanjut, ia menekankan pembinaan bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan nyata sebelum kembali ke masyarakat.
“Kami memastikan mereka memiliki keterampilan bertani yang mumpuni saat kembali menjalani kehidupan sosial,”
tambahnya.
Sementara itu, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, L. Laitera, menjelaskan pengelolaan lahan dilakukan secara intensif dan terjadwal.
Oleh karena itu, pengawasan teknis rutin diterapkan untuk menjaga kualitas serta keberlanjutan produksi sayuran.
“Hasil panen hari ini cukup memuaskan dan menunjukkan efektivitas pola tanam terjadwal,”
jelas Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, L. Laitera.
Selain memenuhi konsumsi internal, hasil panen turut meningkatkan asupan gizi Warga Binaan secara konsisten.
Tidak hanya itu, sebagian hasil panen di pasarkan kepada masyarakat sekitar dan petugas lapas.
Dengan demikian, penjualan tersebut berkontribusi langsung terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak.
Pada akhirnya, kegiatan panen ini mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Secara khusus, program ini memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pembinaan berbasis produktivitas.
Oleh sebab itu, keberhasilan ini di harapkan memotivasi Warga Binaan untuk terus mengembangkan kemampuan diri.
Sekaligus, Lapas Tual menegaskan komitmen mencetak insan mandiri dan berdaya guna di masa depan.
- Penulis: Husni
