Razia Blok Hunian Lapas Tolitoli Perkuat Deteksi Dini Kamtib dan Cegah Barang Terlarang
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 28

Razia Blok Hunian Lapas Tolitoli Perkuat Deteksi Dini Kamtib dan Cegah Barang Terlarang (Dok. Istimewa)
TOLITOLI, Pastime News – Pada Senin (12/1), Lapas Kelas IIB Tolitoli melakukan razia di blok hunian mulai pukul 14.00 WITA.
Razia tersebut di lakukan untuk memperkuat upaya deteksi dini segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban di dalam institusi.
Langkah terukur Lapas Tolitoli melalui razia humanis dan profesional menegaskan komitmen berkelanjutan menjaga keamanan, ketertiban, serta integritas lingkungan pembinaan pemasyarakatan
Kepala Subseksi Pengelolaan Tata Tertib memimpin langsung kegiatan tersebut.
Selain itu, berbagai pihak seperti staf Kamtib, Regu Jaga Siang, dan CPNS juga turut serta terlibat secara aktif dalam proses razia.
Petugas menjalani razia dengan profesional, bersikap humanis, dan tetap mematuhi SOP yang berlaku.
Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan arahan terkait penguatan deteksi dini dan peningkatan pengawasan internal.
Oleh karena itu, Lapas Tolitoli juga menegaskan komitmen terhadap pencegahan penggunaan narkoba dan barang terlarang.
Razia ini juga di sesuaikan dengan surat Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah Nomor WP.24.
PK.08.05–206 yang di terbitkan pada 13 Februari 2025.
Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menegaskan pentingnya razia sebagai langkah preventif yang berkelanjutan.
Menurut Mansur Yunus Gafur, razia rutin berperan sebagai bentuk deteksi dini guna menekan potensi gangguan keamanan.
Ia juga menjelaskan bahwa pengawasan yang konsisten menjadi bagian penting untuk menjaga kondisi lapas tetap aman dan tertib.
Dari hasil penggeledahan kamar hunian, petugas menemukan dua paku serta satu botol kaca.
Setelah itu, seluruh barang di temukan langsung di amankan dan di sita.
Barang-barang tersebut kemudian di musnahkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Lapas Tolitoli terus berupaya membangun lingkungan pembinaan yang bersih, memiliki integritas, serta bebas dari praktik menyimpang.
Dengan begitu, stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas dapat terjaga secara berkelanjutan.
- Penulis: Husni
