Razia Rutin Kamar Hunian, Lapas Saparua Pastikan Keamanan Tetap Terkendali
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 25

Foto : Humas Lapas Saparua
PAStime News, SAPARUA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua gelar razia rutin kamar hunian Warga Binaan sebagai langkah konkret memperkuat pengamanan internal dan mencegah masuknya barang terlarang ke dalam Lapas, Rabu (17/12). Razia dilaksanakan di seluruh kamar hunian Blok I dan Blok II oleh regu pengamanan Lapas Saparua yang dipimpin langsung Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Donny D. Lekatompessy.
Pelaksanaan penggeledahan dilakukan secara menyeluruh, terukur, dan humanis, dengan tetap mengedepankan sikap persuasif serta menghormati hak-hak Warga Binaan.
Donny D. Lekatompessy menegaskan bahwa razia rutin merupakan bagian dari upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. “Razia ini kami laksanakan secara berkala untuk memastikan kamar hunian bebas dari narkoba, telepon genggam, senjata tajam, maupun barang terlarang lainnya. Langkah ini penting untuk menjaga situasi Lapas tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Hasil razia menunjukkan tidak ditemukannya narkoba maupun telepon genggam di seluruh kamar hunian. Meski demikian, petugas mengamankan sejumlah barang yang dinilai berpotensi disalahgunakan dan tidak layak berada di kamar hunian, antara lain satu korek api, satu silet, satu pena, satu paku, satu kaleng rokok, satu sendok logam, serta dua potong plat besi. Seluruh barang tersebut telah didata, diinventarisir, dan diamankan untuk dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.
Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, menegaskan bahwa razia rutin menjadi bagian dari komitmen jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan. “Pengawasan melalui razia rutin merupakan langkah preventif untuk menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan tertib. Kondisi tersebut sangat penting agar program pembinaan Warga Binaan dapat berjalan optimal,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan razia secara berkelanjutan, Lapas Saparua terus berupaya meminimalisir potensi pelanggaran tata tertib sekaligus menumbuhkan kesadaran Warga Binaan untuk mematuhi aturan yang berlaku, demi terwujudnya iklim Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
