Rekor Baru Film Indonesia : Agak Laen 2 Catat 3,5 Juta Penonton, Kalahkan The Conjuring
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 39

DOC : ISTIMEWA
PAStime News, JAKARTA – Film komedi Indonesia “Agak Laen: Menyala Pantiku!” berhasil menorehkan prestasi impresif dengan total penonton yang melampaui film horor Hollywood “The Conjuring: Last Rites” di bioskop Indonesia pada Jumat lalu. Keberhasilan ini menempatkan sekuel film Agak Laen (2024) sebagai film terlaris ketiga yang dirilis pada 2025, berdasarkan data laman Cinepoint.
Kuartet anggota siniar Agak Laen, Bene Dion Rajagukguk, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga, kembali memerankan karakter mereka dan berhasil menarik perhatian 3.540.633 penonton. Film ini disutradarai oleh komedian Muhadkly Acho, yang juga menulis skenarionya, sementara rumah produksi Imajinari, bersama Ernest Prakasa dan Dipa Andika sebagai produser, mendukung penuh proyek ini.
Sejak tayang perdana pada 27 November, Agak Laen: Menyala Pantiku! terus menambah jumlah penonton harian dan berpotensi menembus rekor film Indonesia yang saat ini dipegang oleh film animasi “Jumbo” karya Ryan Adriandhy. Film tersebut, produksi Visinema, berhasil mencatatkan 10.233.002 penonton dan 102.374 waktu tayang sepanjang 2025.
Di peringkat kedua, film horor “Pabrik Gula” produksi MD Pictures dan disutradarai Awi Suryadi, mencatatkan 4.726.760 penonton dengan 8.412 waktu tayang. Menariknya, Agak Laen: Menyala Pantiku! berhasil menembus satu juta penonton pada hari ketiga, melampaui rekor Pabrik Gula yang mencapai angka serupa pada hari keempat penayangan.
Sementara itu, “The Conjuring: Last Rites”, film horor Hollywood yang disutradarai Michael Chaves dan diproduksi oleh James Wan serta Peter Safran, meraih 3,4 juta penonton dan 77.629 waktu tayang, menempati posisi keempat terlaris 2025 versi Cinepoint. Film ini mulai tayang perdana di Indonesia pada 3 September.
Hingga saat ini, Agak Laen: Menyala Pantiku! telah tercatat memiliki 46.173 waktu tayang, menegaskan popularitasnya yang terus meningkat di bioskop seluruh Indonesia.
Film komedi ini membuktikan bahwa karya lokal dengan sentuhan humor segar mampu bersaing dengan film internasional, sekaligus memperkuat posisi perfilman Indonesia di pasar domestik.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
