Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Ribuan Karya Warga Binaan di IPPAFest 2025 Dorong Reintegrasi

Ribuan Karya Warga Binaan di IPPAFest 2025 Dorong Reintegrasi

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 39

PAStime NewsKemenimipas lewat Direktorat Jendral Pemasyarakatan gelar IPPAFest pada Jumat (8/8) hingga Minggu (10/8). Acara ini bertujuan memperkenalkan sekaligus memasarkan ribuan produk karya Warga Binaan, sekaligus mendorong proses reintegrasi sosial mereka ke masyarakat.

Mengangkat tema “Merdeka Kreativitas, Walau Tempat Terbatas” menunjukkan bahwa keterbatasan ruang tak menghalangi semangat dan kreativitas Warga Binaan.

Berlangsung di Aloha Pasir Putih, PIK 2 Tangerang, IPPAFest 2025 menampilkan produk unggulan seperti batik, fesyen, kerajinan, kuliner, dan suvenir, serta hiburan seperti band, tari tradisional, DJ, bartender show, dan barongsai.

Menteri Agus Andrianto resmi membuka IPPAFest dan menegaskan festival ini memposisikan Warga Binaan sebagai agen perubahan dengan karya yang layak di apresiasi dan bersaing di pasar.

“IPPAFest bukan sekadar pameran, tapi juga kampanye sosial untuk mengangkat martabat Warga Binaan lewat karya yang bernilai estetis dan ekonomis,” ujarnya.

IPPAFest 2025 menampilkan 7.519 produk dan 120 lukisan dari 627 Unit Pelaksana Teknis di 33 Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pemasyarakatan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menambahkan bahwa IPPAFest menjadi upaya strategis untuk mendorong kewirausahaan dan mengembangkan industri kreatif di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Lewat festival ini, kami ingin memberdayakan Warga Binaan agar mampu menghasilkan produk UMKM yang bernilai, sekaligus mengenalkan karya mereka ke publik,” jelasnya.

Selain menjadi sarana pembinaan, IPPAFest juga menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan dengan semangat pembaruan di dunia pemasyarakatan.

Usai membuka acara, Menteri Agus bersama Dirjenpas Mashudi meninjau beberapa stan pameran. Keduanya membeli produk Warga Binaan seperti batik, kemeja, tas, dan suvenir sebagai bentuk apresiasi.

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rutan Yogyakarta Gelar Perayaan Tahun Yubelium Bersama WB

    Rutan Yogyakarta Gelar Perayaan Tahun Yubelium 2025 untuk Warga Binaan Kristiani

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PAStime News, Yogyakarta — Sebanyak 13 Warga Binaan (Wabin) Kristiani di Rutan Kelas IIA Yogyakarta mengikuti serangkaian kegiatan rohani dalam rangka menyambut Tahun Yubelium 2025. Petugas menggelar kegiatan ini di Gereja Kasih Kristus Rutan dengan suasana yang berlangsung khidmat. Kegiatan ini meliputi unsur pembinaan iman, doa, serta pelayanan kasih. Acara ini mencakup penerimaan Sakramen Tobat, pembacaan Doa […]

  • JAKARTA, PAStime News – Pada 2026, banyak masyarakat Indonesia memilih usaha rumahan bermodal kecil. Selain itu, kebutuhan hidup meningkat sehingga peluang usaha praktis semakin dicari. Di sisi lain, usaha camilan murah tetap relevan karena menyasar kebutuhan harian masyarakat. Oleh karena itu, jenis usaha ini memiliki pasar luas dan risiko relatif rendah. Dengan modal sekitar Rp1.000 per porsi, pelaku usaha bisa mulai berjualan dari rumah. Kemudian, penjual tidak perlu menyewa tempat atau menanggung biaya operasional besar. Sementara itu, target konsumen sangat jelas dan beragam. Mulai dari anak sekolah, pekerja harian, hingga warga sekitar menjadi pembeli potensial. Akibatnya, camilan murah terus menjadi primadona usaha kecil. Selain cepat laku, perputaran uang juga berlangsung stabil setiap hari. Berikut ini, sepuluh camilan modal Rp1.000-an yang terbukti laris sepanjang 2026. Gorengan Tepung Menjadi Usaha Rumahan Paling Stabil Pertama, gorengan tetap menjadi favorit semua kalangan usia. Contohnya, bakwan, tahu isi, tempe goreng, dan pisang goreng. Selain itu, bahan baku murah memudahkan pemula memulai usaha. Kemudian, harga jual Rp1.000–Rp2.000 per biji menarik banyak pembeli sore hari. Cireng Bumbu Rujak Jajanan Murah yang Konsisten Laris Selanjutnya, cireng tetap eksis sebagai jajanan murah meriah. Teksturnya kenyal, lalu bumbu rujak pedas manis meningkatkan minat beli. Karena modal kecil, keuntungan dapat berlipat saat penjualan ramai. Telur Gulung Tetap Menjadi Favorit Anak Sekolah Sementara itu, telur gulung terus diminati di lingkungan perumahan. Terutama, lokasi dekat sekolah mempercepat perputaran penjualan. Dengan harga Rp1.000 per tusuk, jajanan ini cepat habis. Tahu Crispy Menawarkan Daya Tarik Tinggi Berikutnya, tahu crispy menjadi camilan kekinian yang mudah dibuat. Selain itu, bumbu tabur menambah nilai jual tanpa menaikkan modal besar. Sosis Bakar Cocok Dijual Sore Hingga Malam Kemudian, sosis bakar selalu dicari karena praktis dan mengenyangkan. Aromanya menarik perhatian pembeli yang melintas. Dengan harga Rp1.000–Rp2.000 per tusuk, usaha ini fleksibel dijalankan. Makaroni Goreng Pedas Digemari Anak Muda Selanjutnya, makaroni goreng kering tetap populer. Selain murah, produk ini mudah dikemas dan cocok dijual take away. Cilok Bumbu Kacang Laris di Area Padat Di sisi lain, cilok selalu memiliki pasar setia. Bahan bakunya murah, lalu proses pembuatannya sederhana. Karena itu, cilok cocok dijual per tusuk atau porsi kecil. Keripik Singkong Balado Bernilai Tambah Selain jajanan basah, keripik singkong juga menjanjikan. Kemasan menarik dan rasa variatif meningkatkan daya saing produk. Es Lilin Menjadi Favorit di Cuaca Panas Selanjutnya, es lilin tetap diminati di daerah panas. Produksi massal memungkinkan penjualan stabil pada siang hari. Donat Mini Menarik Minat Anak dan Keluarga Terakhir, donat mini cepat habis karena ukuran kecil dan harga terjangkau. Dengan harga Rp1.000, produk ini cocok untuk target keluarga. Kesimpulan Secara keseluruhan, usaha camilan modal Rp1.000 tetap menjanjikan pada 2026. Dengan produk tepat, rasa terjaga, dan konsistensi, keuntungan harian terus mengalir. Oleh sebab itu, jualan camilan murah menjadi langkah realistis. Selain minim risiko, usaha ini mampu membangun bisnis kecil berkelanjutan dari rumah. (Dok. Istimewa)

    10 Usaha Camilan Modal Rp1.000 yang Terbukti Laris untuk Usaha Rumahan Stabil Sepanjang Tahun 2026

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, PAStime News – Pada 2026, banyak masyarakat Indonesia memilih usaha rumahan bermodal kecil.Selain itu, kebutuhan hidup meningkat sehingga peluang usaha praktis semakin di cari. Di sisi lain, usaha camilan murah tetap relevan karena menyasar kebutuhan harian masyarakat.Oleh karena itu, jenis usaha ini memiliki pasar luas dan risiko relatif rendah. Di tengah tekanan ekonomi 2026, usaha […]

  • Bapas Baubau Libatkan Klien dalam Simulasi ‘Pemasyarakatan Peduli’

    Bapas Baubau Libatkan Klien dalam Simulasi ‘Pemasyarakatan Peduli’

    • calendar_month Sen, 9 Jun 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PAStime News, Baubau – Petugas dan puluhan Klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau lakukan aksi bersih-bersih fasilitas umum, yakni Gedung Islamic Centre, Baubau., Rabu (3/6). Petugas Bapas Baubau menggelar simulasi program ‘Klien Pemasyarakatan Peduli’ guna mendukung pelaksanaan program yang dicanangkan Ditjen Pemasyarakatan. Klien Pemasyarakatan melaksanakan aksi nyata yang langsung di rasakan manfaatnya oleh masyarakat, […]

  • Lapas Luwuk Perkuat Pendidikan Informal sebagai Wujud Pelayanan Prima dan Pemenuhan Hak Dasar Warga Binaan (Dok. Istimewa)

    Lapas Luwuk Perkuat Pendidikan Informal sebagai Wujud Pelayanan Prima dan Pemenuhan Hak Dasar Warga Binaan

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 22
    • 0Komentar

    LUWUK, PAStime News – Pertama, Lapas Kelas IIB Luwuk terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi seluruh Warga Binaan. Selanjutnya, pelayanan ini tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan pemenuhan hak-hak dasar mereka. Melalui pendidikan informal berkelanjutan, Lapas Luwuk menegaskan peran pemasyarakatan sebagai sarana rehabilitasi, pengembangan diri, dan reintegrasi sosial Warga Binaan Oleh karena itu, […]

  • Staf Ahli Menteri Imipas Bidang Hubungan Antarlembaga Lakukan Kuker Ke Ditjenpas Kalsel (Dok. Istimewa)

    Staf Ahli Menteri Imipas Bidang Hubungan Antarlembaga Lakukan Kuker Ke Ditjenpas Kalsel

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BANJARMASIN, PAStime News – Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan menyambut kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Imipas Anggiat Napitupulu, Senin (22/12). Oleh karena itu, kunjungan ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan Pemasyarakatan menghadapi Natal dan Tahun Baru 2026. Selain itu, penguatan kesiapan menjadi langkah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kalimantan Selatan. Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi, menegaskan […]

  • Lapas Tanjung Raja Luncurkan Produk Donat UMKM Karya Warga Binaan, Wujud Nyata Pembinaan Mandiri dan Produktif

    Lapas Tanjung Raja Luncurkan Produk Donat UMKM Karya Warga Binaan, Wujud Nyata Pembinaan Mandiri dan Produktif

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PAStime News, Tanjung Raja — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjung Raja terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak warga binaan yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Melalui program pembinaan kemandirian berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kini lahir inovasi kuliner unggulan berupa donat lembut hasil olahan tangan warga binaan, yang mulai menarik perhatian masyarakat. Program kreatif ini berada […]

expand_less