Rutan Bandar Lampung Gencarkan Sosialisasi Program Zero Halinar di Tiga Blok Hunian
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 52

Rutan Bandar Lampung menggelar sosialisasi Program Zero Halinar untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. (Dok: Humas Rutan Bandar Lampung)
PAStime News, Bandar Lampung, 14 Oktober 2025 — Dalam rangka memperkuat keamanan dan ketertiban, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung kembali menggelar sosialisasi Program Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) pada Selasa (14/10). Kegiatan ini di laksanakan secara langsung. Tiga blok hunian yang terlibat adalah Blok A, Blok B, dan Blok C.
Kali ini, sosialisasi di pimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Leon Nugroho. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan tegas kepada seluruh warga binaan untuk mematuhi aturan dan menjauhi segala bentuk pelanggaran.
“Kami tegaskan kembali kepada seluruh warga binaan untuk tidak mencoba membawa atau menggunakan handphone, melakukan pungutan liar, maupun terlibat dalam peredaran narkoba di dalam rutan. Jika terbukti, akan ada sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujar Leon dengan tegas.
Lebih lanjut, petugas melakukan sosialisasi secara dialogis, agar warga binaan dapat menyampaikan pendapat, pertanyaan, maupun masukan secara langsung. Dengan cara ini, Rutan Bandar Lampung ingin membangun kesadaran kolektif serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Sosialisasi ini bukan hanya menyampaikan larangan, tetapi juga membangun pemahaman bersama bahwa menjaga keamanan adalah tanggung jawab semua pihak, termasuk warga binaan,” tambah Leon.
Sebagai informasi, Program Zero Halinar merupakan bagian dari kebijakan strategis yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Tujuan utamanya adalah untuk memberantas segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu stabilitas dan proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Oleh karena itu, petugas secara rutin melaksanakan kegiatan ini sebagai langkah preventif untuk memperkuat disiplin internal dan mengurangi potensi gangguan keamanan dalam rutan.
Dengan adanya sosialisasi ini, Rutan Kelas I Bandar Lampung berharap terciptanya suasana hunian yang kondusif, bebas dari praktik negatif, dan mendukung proses pembinaan yang lebih optimal bagi warga binaan.
“Kami akan terus melakukan edukasi dan pengawasan agar budaya disiplin ini tertanam kuat di lingkungan rutan,” tutup Leon.
- Penulis: mamang
