Rutan Kelas I Jakarta Pusat Bagikan Rapor PKBM Rajasa sebagai Wujud Komitmen Mendukung Hak Pendidikan dan Pengembangan Kemandirian Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 20

Rutan Kelas I Jakarta Pusat Bagikan Rapor PKBM Rajasa sebagai Wujud Komitmen Mendukung Hak Pendidikan dan Pengembangan Kemandirian Warga Binaan
JAKARTA,PAStime News – Melalui kegiatan pembagian rapor siswa PKBM Rajasa, Rutan Jakpus menegaskan dukungan berkelanjutan terhadap hak pendidikan, pengembangan potensi, dan reintegrasi sosial Warga Binaan sehingga mereka siap kembali menjadi individu mandiri, produktif, dan berdaya saing di tengah masyarakat.
Rutan Kelas I Jakarta Pusat menggelar pembagian laporan hasil belajar (rapor) siswa PKBM Rajasa di Aula Kunjungan, Jumat (30/1).
Selain itu, kegiatan bertema “Rutan Jakpus Turut Mencerdaskan Anak Bangsa” menegaskan komitmen Rutan terhadap hak pendidikan Warga Binaan.
Kepala Rutan Jakpus, Wahyu Trah Utomo, menekankan pendidikan sebagai instrumen penting pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Selain itu, Wahyu menyampaikan program PKBM memberikan kesempatan belajar, meningkatkan kualitas diri, dan mempersiapkan masa depan setelah kembali ke masyarakat.
“Saya ingin menyampaikan rasa bangga. Teruslah menuntut ilmu, jangan pernah berhenti berproses,” jelas Wahyu.
“Nilai rapor bukan sekadar angka, tetapi cerminan semangat dan usaha kalian menjadi pribadi lebih baik,” lanjutnya.
Selanjutnya, kegiatan di lanjutkan dengan pembagian rapor kepada seluruh siswa PKBM Rajasa.
Selain evaluasi pembelajaran, pembagian rapor bertujuan memotivasi Warga Binaan agar terus semangat belajar selama masa pidana.
Salah satu siswa PKBM, F, menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar yang diberikan Rutan Jakpus.
“Saya merasakan manfaat pembelajaran ini. Pengetahuan dan rasa percaya diri meningkat,” ungkap F.
“Ini memberi harapan untuk menjalani kehidupan lebih baik di masa mendatang,” tambahnya.
Rutan Jakpus menegaskan komitmen pembinaan kemandirian berkelanjutan sekaligus mendukung reintegrasi sosial Warga Binaan.
Selain itu, Rutan berharap bekal pendidikan ini menjadi modal penting agar Warga Binaan kembali ke masyarakat produktif dan mandiri.
- Penulis: Husni
