Rutan Majene Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan melalui Siraman Rohani Bersama Kemenag
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 18

Rutan Majene Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan melalui Siraman Rohani Bersama Kemenag
MAJENE,PAStime News – Kolaborasi Rutan Kelas IIB Majene dan Kementerian Agama Kabupaten Majene menghadirkan siraman rohani sebagai penguatan iman, pemulihan mental, dan bekal moral Warga Binaan menuju perubahan positif.
Rutan Kelas IIB Majene terus memberikan motivasi spiritual bagi Warga Binaan.
Oleh karena itu, Rutan Majene menggelar siraman rohani di Masjid Raudhatul Ikhsan.
Selanjutnya, kegiatan terlaksana melalui kerja sama dengan Kemenag Kabupaten Majene.
Dengan demikian, pembinaan spiritual berjalan terarah dan berkelanjutan.
Siraman rohani menjadi program pembinaan kepribadian rutin.
Selain itu, kegiatan meningkatkan iman, takwa, dan ketenangan jiwa.
Kegiatan juga menjadi sarana muhasabah dan pencerahan spiritual.
Selain itu, kegiatan mempererat silaturahmi sesama Warga Binaan.
Kepala Rutan Majene, Christy J. Thenu, menegaskan komitmen pemenuhan hak spiritual.
Menurutnya, pembinaan agama membentuk karakter positif selama masa pidana.
Christy J. Thenu – Kepala Rutan Kelas IIB Majene
Pembinaan agama menjadi fondasi rehabilitasi Warga Binaan.
Selain itu, kami mendorong pemulihan mental dan spiritual selama masa hukuman.
Christy berharap siraman rohani mendorong refleksi dan perubahan diri.
Dengan demikian, Warga Binaan mempersiapkan bekal moral menuju masyarakat.
Christy J. Thenu
Saya berharap kegiatan ini menjadi titik balik perubahan.
Selain itu, nilai kebaikan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kembali dipandu oleh Ustaz Arifuddin Roar.
Selanjutnya, ia mengajak Warga Binaan tidak berputus asa dari rahmat Allah Swt.
Ustaz Arifuddin Roar
Setiap manusia pernah melakukan kesalahan.
Namun, orang terbaik adalah mereka yang mau bertobat dan memperbaiki diri.
Ia juga mengajak Warga Binaan tetap optimistis menatap masa depan.
Selain itu, keimanan ditekankan sebagai fondasi kehidupan.
Sementara itu, Warga Binaan Abdullah Kai menyampaikan rasa syukur.
Menurutnya, kegiatan ini menghadirkan ketenangan dan pemahaman agama.
Abdullah Kai – Warga Binaan Rutan Majene
Kegiatan ini menjadi penyejuk hati di masa sulit.
Selain itu, saya tersadar pintu perbaikan diri selalu terbuka.
Akhirnya, Rutan Majene terus memperkuat pembinaan kepribadian berbasis spiritual.
Dengan demikian, Warga Binaan dipersiapkan menjadi pribadi lebih baik dan bertanggung jawab.
- Penulis: Husni
