Sidak Rutin di Lapas Takalar: Deretan Barang Terlarang Kembali Disita Petugas
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 11

PAStime News, TAKALAR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan. Melalui kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang dilaksanakan pada Rabu (3/12), pihak Lapas menegaskan upaya serius dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi masuknya barang-barang terlarang ke dalam blok hunian Warga Binaan.
Kepala Subseksi Keamanan, Amir, mengungkapkan bahwa sidak merupakan langkah pengawasan berkala yang terus diperkuat dalam rangka mencegah gangguan keamanan.
“Kegiatan ini kami lakukan tiga hingga empat kali setiap pekan untuk memastikan tidak ada peredaran barang terlarang di dalam Lapas,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan sidak tersebut, tim keamanan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada seluruh area kamar hunian. Selain memfokuskan pencarian pada handphone dan obat-obatan terlarang, petugas juga menyisir barang-barang lain yang berpotensi menimbulkan kerawanan. Hasilnya, sejumlah barang terlarang ditemukan dan diamankan, di antaranya piring dan gelas kaca, botol parfum, gunting, sendok berbahan besi, serta gantungan baju yang berpotensi dimodifikasi menjadi alat berbahaya.
“Benda-benda ini memiliki potensi untuk disalahgunakan sebagai senjata tajam. Seluruh barang temuan tersebut akan kami inventaris dan musnahkan sesuai prosedur yang berlaku,” tambah Amir.
Sementara itu, Kepala Lapas Takalar, Mansur, menegaskan bahwa sidak rutin merupakan bentuk nyata dukungan Lapas terhadap program Kementerian Imigrasi Dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bebas dari barang terlarang.
“Sidak ini adalah upaya kami menjaga integritas Pemasyarakatan dan memastikan tidak ada celah bagi munculnya gangguan keamanan,” tegasnya.
Mansur menambahkan bahwa keberadaan barang-barang terlarang dapat menghambat proses pembinaan Warga Binaan.
“Kami ingin Warga Binaan dapat fokus menjalani pembinaan tanpa adanya gangguan. Karena itu, kami pastikan lingkungan Lapas harus tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Dengan sidak rutin yang dilaksanakan secara konsisten, Lapas Takalar menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem keamanan dan meningkatkan kualitas pembinaan. Upaya ini diharapkan dapat membantu Warga Binaan menjalani masa pembinaan secara produktif, aman, dan terarah.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
