Sinergi Lapas Tanjung dan DKP3 Tabalong Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 27

Foto : Humas Lapas Kelas IIB Tanjung
PAStime News, TANJUNG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung jalin kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kabupaten Tabalong (DKP3) dalam memperkuat program pembinaan kemandirian Warga Binaan di bidang perikanan. Sinergi lintas sektor ini bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan nyata, DKP3 Kabupaten Tabalong memberikan 1.500 ekor bibit ikan lele yang akan dikelola Warga Binaan Lapas Tanjung dengan pendampingan petugas Pemasyarakatan dan penyuluh perikanan, Senin (19/1). Program ini diharapkan mendorong kemandirian, meningkatkan keterampilan teknis, serta menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab Warga Binaan.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Abdul Hair, menyampaikan apresiasi atas dukungan DKP3 Kabupaten Tabalong. “Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai upaya memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan. Melalui pembinaan perikanan, Warga Binaan tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga diarahkan untuk memiliki kesiapan kerja dan mental produktif setelah bebas nanti,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kabupaten Tabalong, H. M. Agus Norrahman, menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan. “Bantuan 1.500 ekor bibit lele ini merupakan dukungan kami agar pembinaan perikanan di Lapas Tanjung berjalan optimal. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata dan menjadi sarana pembelajaran yang berkelanjutan bagi Warga Binaan,” harapnya.
Melalui kolaborasi ini, Lapas Tanjung berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan berkelanjutan, selaras dengan upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mendukung kebijakan pembinaan produktif yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
