Sinergi Lapas Tual dan Puskesmas, Berikan Penyuluhan Intensif Cegah Penularan Kusta di Hunian Padat
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 13

Foto : Humas Lapas Kelas IIB Tual
PAStime News, LANGGUR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus perkuat komitmennya dalam menjaga kesehatan Warga Binaan. Pada Rabu (24/12), Lapas Tual bersinergi dengan tim medis dari Puskesmas Ohoijang-Watdek kembali gelar penyuluhan kesehatan intensif mengenai pencegahan dan deteksi dini penyakit kusta di Balai Kei Lapas Tual. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif mengingat karakteristik hunian Lapas yang padat, yang memiliki risiko penularan penyakit kulit dan menular lainnya jika tidak dimitigasi dengan baik.
Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, mengatakan pemenuhan hak kesehatan adalah prioritas utama. “Sinergi dengan instansi kesehatan luar, dalam hal ini puskesmas, sangat krusial. Kami ingin memastikan bahwa meski berada di hunian yang padat, Warga Binaan tetap mendapatkan edukasi yang layak agar mereka bisa menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” ujarnya.
Senada, Dokter Lapas Tual, dr. Eka Pratiwi, menambahkan pemantauan kesehatan akan dilakukan secara berkelanjutan setelah penyuluhan ini. “Kami tidak hanya berhenti pada pemberian informasi. Tim medis Lapas bersama puskesmas akan melakukan skrining rutin ke kamar-kamar hunian. Jika ditemukan gejala mencurigakan, penanganan medis dan isolasi terbatas akan segera dilakukan agar tidak terjadi penularan luas,” terangnya.
Selanjutnya, perwakilan petugas dari Puskesmas Ohoijang-Watdek, Aisyah Badmas, menjelaskan kusta seringkali terlambat dideteksi karena gejalanya yang menyerupai penyakit kulit biasa. “Kusta bukan penyakit kutukan atau keturunan. Ini bisa disembuhkan secara total asalkan ditemukan sejak dini. Kami mengedukasi Warga Binaan untuk peka terhadap bercak putih atau kemerahan yang mati rasa pada kulit,” jelasnya.
Penyuluhan yang berlangsung interaktif ini diikuti dengan antusias oleh para Warga Binaan. Selain mendapatkan materi teori, mereka juga diberikan panduan praktis mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat, serta pentingnya sirkulasi udara yang baik di dalam kamar hunian sebagai upaya memutus rantai penularan penyakit.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Lapas Tual tetap dalam kondisi kondusif dan derajat kesehatan Warga Binaan tetap terjaga optimal hingga mereka menyelesaikan masa pidananya nanti.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
