Upaya Cegah Kanker Serviks, Lapas Luwuk Hadirkan Pemeriksaan HPV DNA untuk Warga Binaan
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 28

Lapas Luwuk meningkatkan layanan kesehatan dengan pemeriksaan HPV DNA dan cek kesehatan gratis untuk keselamatan Warga Binaan. (Dok: Humas Lapas Luwuk)
PASrime News, Luwuk — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi Warga Binaan, Petugas, dan Ibu Dharma Wanita. Ini di lakukan melalui kegiatan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA serta cek kesehatan gratis. Program ini berlangsung berkat sinergi antara Lapas Luwuk dan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Palu Wilayah Kerja Luwuk, pada Jumat (7/11/25).
Kegiatan yang berlangsung di area Lapas ini menyasar puluhan peserta dari kelompok berisiko. Ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit menular maupun tidak menular. Pemeriksaan HPV DNA menjadi fokus utama karena merupakan metode penting dalam mendeteksi risiko kanker serviks sedini mungkin.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Taufiq, mewakili Kepala Lapas Muhammad Bahrun. Ia menegaskan bahwa layanan kesehatan merupakan hak dasar yang wajib di penuhi negara bagi setiap Warga Binaan.
“Kerja sama dengan BKK Kelas II Palu ini sangat kami apresiasi. Kesehatan adalah prioritas. Melalui skrining HPV DNA dan cek kesehatan gratis, kami berharap dapat mencegah penyakit serius dan memastikan kondisi kesehatan seluruh Warga Binaan tetap prima selama menjalani masa pidana,” ujarnya.
Selain pemeriksaan HPV DNA, peserta juga mendapatkan layanan kesehatan umum meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, hingga konsultasi kesehatan. Tim medis BKK memberikan edukasi tentang pola hidup sehat, kebersihan diri, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala.
Kepala BKK Kelas II Palu Wilayah Kerja Luwuk, Sofar, menekankan bahwa kolaborasi pihaknya dengan Lapas Luwuk merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.
“Deteksi dini HPV sangat penting. Kami siap mendukung Lapas Luwuk dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari risiko penyakit menular seksual yang berpotensi menjadi kanker,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Ia mengapresiasi sinergi kedua instansi tersebut.
“Pelayanan kesehatan yang layak adalah hak fundamental bagi setiap Warga Binaan. Kanwil terus mendorong dan mengapresiasi inovasi yang dilakukan Lapas Luwuk bersama BKK Palu agar pelayanan ini benar-benar optimal,” tegasnya.
Kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari Warga Binaan. Petugas akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan secara cepat dan tepat bagi peserta yang terindikasi memiliki masalah kesehatan. Sinergi berkelanjutan antara Lapas Luwuk dan BKK Palu terus memperkuat upaya peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di dalam Lapas.
- Penulis: mamang
