Warga Binaan Lapas Cibinong Belajar Alat Musik Gamelan: Irama Pembinaan Lewat Cinta Budaya Nusantara
- account_circle mamang
- calendar_month
- visibility 22

Lapas Cibinong menyelenggarakan pelatihan seni musik gamelan untuk warga binaan, memperkuat budaya dan kreativitas. (Dok: Humas Lapas Cibinong)
PAStime News, Cibinong – Sebagai wujud komitmen dalam melestarikan budaya bangsa sekaligus memperkuat program pembinaan kepribadian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menyelenggarakan pelatihan seni musik gamelan bagi warga binaan di Aula Saharjo, Kamis, (6/11/2025).
Pelatihan ini bekerja sama dengan Sanggar Seni Putra Binekas, Kabupaten Bogor, yang membimbing peserta mengenal lebih dekat alat-alat musik gamelan beserta teknik dasar memainkannya. Dimulai dari pengenalan nada dan tempo hingga memainkan lagu-lagu nasional maupun tradisional khas Sunda, suasana kegiatan terasa hidup dengan denting gamelan yang berpadu harmonis di tangan warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya berfokus pada kedisiplinan dan keteraturan, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kreativitas warga binaan.
“Pembinaan di lapas tidak hanya soal tata tertib dan aturan, tetapi juga tentang bagaimana menumbuhkan kembali semangat berkarya, bekerja sama, dan mencintai budaya bangsa. Melalui pelatihan musik tradisional ini, kami ingin warga binaan diberi ruang berekspresi, dan tumbuh secara positif,” ujar Wisnu.
Instruktur dari Sanggar Seni Putra Binekas, Deden juga mengungkapkan apresiasi atas semangat belajar para peserta. Ia menilai bahwa warga binaan menunjukkan minat yang tinggi terhadap musik tradisional.
Salah satu Warga Binaan dengan inisial YS mengungkapkan rasa bangganya ketika mengikuti pelatihan tersebut.
“Belajar gamelan memberi pengalaman baru bagi kami. Dulu saya tidak pernah membayangkan bisa memainkan alat musik tradisional seperti ini, Saya bersyukur bisa ikut kegiatan ini, karena memberi saya semangat baru untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Dengan semangat pembinaan berbasis budaya, Lapas Cibinong terus berupaya menghadirkan kegiatan yang bukan hanya mendidik, tetapi juga menginspirasi, agar setiap warga binaan mampu menemukan kembali jati diri, nilai kemanusiaan, serta kesiapan untuk berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat.
- Penulis: mamang
