Wow! Mesin Cuci Manusia dari Jepang Jadi Tren Baru, Bisa Bikin Tubuh Bersih dan Relaks
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 22

PAStime News, JAKARTA – Jepang kembali menarik perhatian dunia dengan inovasi terbaru yang tak kalah sensasional. Setelah menjadi magnet pengunjung di World Expo Osaka 2025, mesin cuci manusia kini resmi diproduksi untuk masyarakat umum dan siap digunakan di berbagai layanan komersial.
Perangkat unik berbentuk kapsul ini memungkinkan pengguna berbaring dengan nyaman, menutup bagian atas kapsul, lalu menikmati proses pembersihan tubuh tanpa menggunakan mekanisme putaran seperti mesin cuci pakaian. Selama proses berlangsung, pengguna dapat mendengarkan musik yang diputar dari dalam perangkat, menciptakan sensasi relaksasi yang berbeda dari layanan kebersihan konvensional.
Antusiasme publik terhadap konsep ini terlihat jelas saat pameran berlangsung selama enam bulan, dengan antrean panjang yang tak pernah sepi hingga penutupan Expo pada Oktober lalu—yang tercatat dihadiri lebih dari 27 juta pengunjung.
Menghidupkan Kembali Inovasi Expo Osaka 1970
Melansir AFP (28/11/2025), mesin cuci manusia ini merupakan pengembangan modern dari konsep serupa yang pernah dipamerkan pada Expo Osaka tahun 1970.
Menurut Sachiko Maekura, Juru Bicara Science, presiden perusahaan terinspirasi oleh perangkat tersebut saat masih berusia 10 tahun.
“Perangkat ini tidak hanya dirancang untuk membersihkan tubuh. Kami ingin menciptakan pengalaman yang menenangkan dan memberi rasa aman bagi setiap pengguna,” ujarnya.
Perangkat ini dilengkapi sistem pemantauan detak jantung dan tanda vital lain, memastikan seluruh proses berlangsung dengan aman dan nyaman.
Mulai Dipasarkan Secara Terbatas, Harga Capai Rp 6 Miliar
Dorongan untuk memproduksi perangkat ini muncul setelah sebuah perusahaan resor dari Amerika Serikat menanyakan kemungkinan komersialisasi prototipe yang dipamerkan di Expo. Permintaan tersebut kemudian diikuti oleh pemesanan pertama dari sebuah hotel di Osaka, yang tengah menyiapkan layanan eksklusif bagi para tamu.
Sementara itu, ritel elektronik raksasa Jepang, Yamada Denki, turut memesan perangkat ini sebagai strategi untuk menarik lebih banyak pengunjung ke gerai mereka.
Meski minat tinggi, Science memastikan bahwa produksi dilakukan secara sangat terbatas, hanya sekitar 50 unit, untuk menjaga nilai eksklusivitas dan keunikan produk.
Media lokal melaporkan harga pemasaran satu unit diperkirakan mencapai 60 juta yen, atau sekitar Rp 6 miliar.
Pengalaman Baru: Bersih, Aman, dan Menenangkan
Lebih dari sekadar perangkat pembersih tubuh, mesin ini menawarkan pengalaman relaksasi premium. Pengguna dapat menikmati pembersihan lembut tanpa gerakan ekstrem, ditemani musik, serta dipantau secara real-time oleh sensor vital.
Konsep futuristik inilah yang membuat perangkat ini viral selama Expo, dengan antrean panjang yang mencerminkan rasa ingin tahu publik terhadap teknologi tersebut.
Dengan mulai dipasarkan secara komersial, perangkat ini membuka peluang baru bagi sektor perhotelan, spa, wellness, dan ritel elektronik yang ingin menawarkan layanan unik dan sulit ditemukan di tempat lain.
Teknologi Jepang Kembali Jadi Pusat Perhatian Dunia
Meski diproduksi terbatas, inovasi ini menegaskan kembali reputasi Jepang sebagai negara yang terus menghadirkan teknologi kreatif dan tak terduga. Kombinasi antara fungsi kebersihan, relaksasi, dan teknologi sensor vital menjadikan mesin cuci manusia sebagai produk yang mencuri perhatian global dan berpotensi menciptakan tren baru di dunia layanan kesehatan dan relaksasi.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
