Lapas Bandanaira Panen Sayur Sawi sebagai Bukti Pemberdayaan Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 19

Lapas Bandanaira Panen Sawi Sistem Polybag, Siapkan Bekal Hidup Mandiri untuk Warga Binaan
BANDANAIRA, PAStime News – Kalapas Kelas III Bandanaira, Mikha, memamerkan panen 15 ikat sayur sawi hasil budidaya sistem polybag. Kegiatan ini menunjukkan kemampuan Warga Binaan untuk tetap produktif melalui program ketahanan pangan.
“Mereka belajar bertani, mengelola lahan, hingga memanen hasilnya. Keterampilan ini menjadi bekal berharga saat kembali ke masyarakat,” ujar Mikha.
Program Pertanian Terus Di kembangkan untuk Bekal Keterampilan Warga Binaan
Kalapas menegaskan, program ini akan terus berkembang karena memberikan keterampilan nyata bagi Warga Binaan. Ia menambahkan kemampuan tersebut memungkinkan mereka hidup lebih mandiri setelah bebas.
“Kami ingin mereka memiliki skill yang bisa di manfaatkan setelah bebas. Jadi, mereka tidak mulai dari nol,” tambahnya.
Panen Sawi Distribusikan ke Dapur Lapas dan Pasar Lokal
Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, menjelaskan hasil panen akan didistribusikan ke dapur Lapas. Sebagian lainnya di jual ke masyarakat untuk memenuhi permintaan pasar lokal.
“Hasil panen ini kami serahkan ke dapur Lapas dan sebagian kami jual ke masyarakat,” jelas Rustam.
Panen Perkuat Komitmen Lapas Bandanaira terhadap Ketahanan Pangan
Melalui panen ini, Lapas Bandanaira terus menunjukkan komitmen untuk mendukung ketahanan pangan dan memberdayakan Warga Binaan. Program tersebut menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan tepat mampu menciptakan perubahan positif dan masa depan lebih baik bagi mereka.
- Penulis: Husni
