Produksi Mebel Pesanan Warga, Lapas Piru Perkuat Pembinaan Kemandirian dan Kepercayaan Publik
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 13

Produksi Mebel Pesanan Warga, Lapas Piru Perkuat Pembinaan Kemandirian dan Kepercayaan Publik (Dok. Istimewa)
PIRU, PAStime News – Program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIB Piru terus berjalan produktif.
Pada Senin (29/12), Warga Binaan memproduksi mebel berupa jendela di bengkel kerja Lapas Piru.
Selanjutnya, kegiatan ini membekali Warga Binaan dengan keterampilan kerja yang aplikatif.
Selain itu, kegiatan ini menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja.
Melalui produksi mebel pesanan masyarakat, Lapas Piru membekali Warga Binaan keterampilan aplikatif guna mendukung reintegrasi sosial berkelanjutan.
Lebih jauh, produksi jendela pesanan masyarakat mencerminkan kepercayaan publik terhadap hasil karya Warga Binaan.
Oleh karena itu, pembinaan kemandirian berdampak langsung pada citra positif Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Piru Hery Kusbandono menegaskan fokus pembinaan tidak hanya pada pengamanan.
Sebaliknya, Lapas Piru mengembangkan karakter dan potensi Warga Binaan secara berkelanjutan.
Hery menyatakan Lapas menjadi tempat perubahan dan persiapan menuju pribadi yang lebih baik.
Ia menilai kegiatan produktif membangun kemandirian serta menumbuhkan harapan baru Warga Binaan.
Sementara itu, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Ode Mustafa menjelaskan orientasi pembinaan pada kemandirian.
Selain itu, pembinaan tersebut mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan.
Ode menegaskan kegiatan ini mengajarkan keterampilan pertukangan sekaligus nilai disiplin dan tanggung jawab.
Ia berharap keterampilan tersebut menjadi bekal penting setelah Warga Binaan kembali ke masyarakat.
Di sisi lain, salah satu Warga Binaan Sutrisno mengungkapkan rasa syukur atas keterlibatannya.
Sutrisno menyebut kegiatan ini membuatnya merasa berguna dan memperoleh keterampilan untuk masa depan.
Akhirnya, program pembinaan ini mendorong Pemasyarakatan yang humanis dan produktif.
Dengan demikian, Warga Binaan siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan semangat hidup lebih baik.
- Penulis: Husni
