Arab Saudi Bangun Hexagon Data Center Terbesar di Dunia, Targetkan Kepemimpinan Global AI
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 178

Pekerja menyelesaikan pembangunan salah satu gedung bertingkat dengan latar belakang Makkah Royal Clock Tower di kawasan Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi Dok : Istimewa
PAStime News, RIYADH – Arab Saudi secara resmi memulai pembangunan Hexagon Data Center di Riyadh, sebuah fasilitas yang diproyeksikan menjadi pusat data milik pemerintah terbesar di dunia berdasarkan kapasitas megawatt. Informasi ini dilaporkan oleh Saudi Press Agency (SPA) pada Kamis.
Fasilitas canggih ini direncanakan memiliki kapasitas 480 megawatt dan akan menempati area seluas lebih dari 2,8 juta meter persegi. Proyek ini akan dioperasikan oleh Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA) dan ditujukan untuk menyediakan ketersediaan maksimum bagi berbagai platform e-government serta layanan digital pemerintahan yang berkembang pesat.
Presiden SDAIA, Abdullah bin Sharaf Alghamdi, menekankan bahwa pembangunan Hexagon Data Center merupakan bagian dari strategi pengembangan ekosistem digital terintegrasi. “Proyek ini akan menjadi landasan bagi daya saing nasional, mengembangkan keahlian domestik di bidang kecerdasan buatan, sekaligus menarik investasi teknologi internasional,” ujarnya dalam upacara peluncuran.
Hexagon Data Center diharapkan selaras dengan tujuan Visi Saudi 2030, yakni membangun ekonomi berbasis pengetahuan yang berkelanjutan dan menempatkan Arab Saudi sebagai pemimpin global dalam teknologi-teknologi canggih. Proyek ini menegaskan komitmen pemerintah Saudi untuk memperkuat infrastruktur digital, mendukung transformasi digital pemerintahan, dan membuka peluang inovasi di sektor teknologi tinggi.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
