Lapas Banjarmasin Perkuat UMKM Warga Binaan melalui Sertifikasi Halal sebagai Penguatan Kualitas, Legalitas, dan Daya Saing Produk
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 23

Lapas Banjarmasin Perkuat UMKM Warga Binaan melalui Sertifikasi Halal sebagai Penguatan Kualitas, Legalitas, dan Daya Saing Produk (Dok. Istimewa)
BANJARMASIN, PAStime News — Pertama, Lapas Kelas IIA Banjarmasin terus memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Penerimaan Sertifikat Halal dari Kemenag Kota Banjarmasin menegaskan komitmen Lapas Banjarmasin membangun UMKM Warga Binaan yang profesional, legal, berdaya saing, dan dipercaya publik.
Selanjutnya, penguatan difokuskan pada peningkatan kualitas dan legalitas produk UMKM.
Kemudian, komitmen tersebut di tandai dengan penerimaan Sertifikat Halal dari Kemenag Kota Banjarmasin, Selasa, 13 Januari.
Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etka, menerima langsung sertifikat Halal.
Selanjutnya, ia menegaskan sertifikat Halal memperkuat kualitas dan daya saing UMKM Warga Binaan.
Selain itu, sertifikasi meningkatkan nilai tambah produk serta kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Dengan demikian, langkah ini selaras dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Pada kesempatan yang sama, Kemenag Kota Banjarmasin menyerahkan sertifikat Halal secara resmi.
Kemudian, Ahmad Bahruni sebagai pendamping menjelaskan proses sertifikasi berjalan menyeluruh.
Selanjutnya, pendampingan di lakukan sejak tahap awal hingga akhir produksi.
Oleh karena itu, Kemenag siap membantu produk UMKM lain yang belum tersertifikasi Halal.
Dengan demikian, sertifikasi di yakini meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk Warga Binaan.
Di sisi lain, Kepala Lapas Banjarmasin Akhmad Herriansyah menegaskan orientasi pembinaan berkelanjutan.
Selanjutnya, ia menilai sertifikat Halal sebagai pengakuan kualitas dan kesiapan reintegrasi sosial.
Selain itu, pembinaan kemandirian harus menghasilkan karya legal, layak, dan di percaya publik.
Dengan demikian, langkah ini mencerminkan pemasyarakatan yang produktif dan berkesinambungan.
Akhirnya, sinergi Lapas Banjarmasin dan Kemenag terus mendorong UMKM Warga Binaan berkembang profesional.
Dengan demikian, karya Warga Binaan lahir dari pembinaan yang halal, berkualitas, dan siap menatap masa depan.
- Penulis: Husni
