Rutan Tanjung Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan Melalui Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 12

Rutan Tanjung Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan Melalui Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW (Dok. Istimewa)
TANJUNG, Pastime News – Rutan Kelas IIB Tanjung mengadakan perayaan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan, Rabu (14/1).
Perayaan tersebut berlangsung di Masjid Al-Mustaqim Rutan Tanjung, sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kesehatan mental dan spiritual Warga Binaan.
Melalui peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Mustaqim, Rutan Kelas IIB Tanjung menegaskan komitmen pembinaan kepribadian, spiritual, dan akhlak Warga Binaan secara berkelanjutan
Acara dimulai dengan pembacaan syair Maulid Habsyi kemudian di lanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an oleh Warga Binaan, Zulfa Wardani.
Lantunan ayat suci tersebut menciptakan suasana yang khusyuk dan menjadi pembuka dari rangkaian pembinaan keagamaan di lingkungan rutan.
Di sisi lain, Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menekankan pentingnya Isra Mikraj sebagai kesempatan untuk ber-refleksi dan memperkuat akhlak.
Ia menilai nilai ketaatan dan kedisiplinan dalam peristiwa Isra Mikraj sangat relevan untuk diterapkan selama masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat.
Selain itu, Raymon mengajak seluruh petugas untuk terus mendukung pembinaan keagamaan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Momentum ini harus mendorong introspeksi, perbaikan akhlak, serta peningkatan iman dan takwa,” ujarnya.
Selanjutnya, acara di lanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustaz Adian dari Kementerian Agama Kabupaten Tabalong.
Dalam ceramahnya, ia menjelaskan Isra Mikraj sebagai salah satu momen penting dalam sejarah Islam, khususnya mengenai perintah shalat sebagai fondasi keimanan.
Ia juga mengajak peserta untuk menanamkan nilai kedisiplinan, ketakwaan, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, konsistensi dalam beribadah harus sejalan dengan kepatuhan terhadap aturan, baik di rutan maupun di masyarakat.
“Shalat adalah fondasi keimanan dan kedisiplinan.
Jika shalat terjaga, maka akhlak dan tanggung jawab akan terbentuk,” tuturnya.“Momentum Isra Mikraj harus menjadi sarana untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketaatan,” lanjutnya.
Akhirnya, kegiatan di tutup dengan doa bersama yang di pimpin oleh Ustaz Adian.
Doa tersebut dipanjatkan demi keselamatan, keberkahan, serta kelancaran pembinaan bagi Warga Binaan dan seluruh petugas Rutan Tanjung.
- Penulis: Husni
