Suasana Penuh Hikmah, Lapas I Madiun Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 29

Foto : Humas Lapas Kelas I Madiun
PAStime News, MADIUN – Lapas Kelas I Madiun menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema “Hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW”. Kegiatan keagamaan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh makna di Masjid At-Taubah Lapas Kelas I Madiun, serta diikuti oleh seluruh warga binaan, termasuk warga binaan blok wanita, dan peserta magang nasional.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh warga binaan. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an mengawali rangkaian acara dan menciptakan suasana religius yang menenangkan. Pembacaan Al-Qur’an ini menjadi simbol pembinaan spiritual yang terus ditanamkan kepada warga binaan sebagai bagian dari proses pemasyarakatan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Keabid Pembinaan Lapas Kelas I Madiun. Dalam sambutannya, Arjiunna menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan warga binaan melalui pemahaman nilai-nilai keislaman.
“Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum penting bagi warga binaan untuk memahami dan mengambil hikmah dari peristiwa Isra’ Mi’raj, khususnya tentang kewajiban salat dan pembentukan akhlak yang lebih baik. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai bekal dalam menjalani proses pembinaan dan kehidupan setelah kembali ke masyarakat.” Ujar Arjiunna
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pengajian yang disampaikan oleh Ustad Muhammad Haidar, pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Quran. Dalam tausiyahnya, beliau mengulas hikmah peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, khususnya makna perintah salat lima waktu sebagai pondasi utama dalam membangun keimanan dan akhlak mulia.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Madiun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang humanis, bermakna, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membentuk warga binaan yang beriman, berakhlak mulia, dan siap kembali ke tengah masyarakat.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
