RS Kemenkes Surabaya Bertaraf Internasional, Menkes: Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Negeri
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 34

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau RS Kemenkes Surabaya. Foto : Kementerian Kesehatan
PAStime News, JAKARTA – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (RS Kemenkes) Surabaya telah ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit bertaraf internasional yang dikembangkan pemerintah, guna menghadirkan layanan kesehatan modern dan berstandar global di dalam negeri.
Menurut Menkes Budi, RS Kemenkes Surabaya menjadi bukti nyata bahwa fasilitas kesehatan nasional kini mampu bersaing dengan rumah sakit luar negeri, baik dari sisi infrastruktur, kelengkapan alat kesehatan, maupun pemanfaatan teknologi medis canggih.
“RS Kemenkes Surabaya ini adalah contoh konkret. Infrastruktur rumah sakitnya sangat baik, peralatannya lengkap, dan teknologinya sudah setara dengan rumah sakit internasional,” ujar Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan, pembangunan dan peningkatan kualitas rumah sakit rujukan merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sistem kesehatan nasional. Pemerintah menargetkan pembangunan dan peningkatan 66 rumah sakit rujukan di berbagai daerah di Indonesia, sebagian di antaranya telah rampung dan mulai beroperasi.
“Pembangunan gedung rumah sakit bisa diselesaikan kurang dari dua tahun, sementara alat kesehatan dalam waktu sekitar 18 bulan sudah terpasang. Ini merupakan percepatan yang luar biasa,” katanya.
RS Kemenkes Surabaya juga telah dilengkapi dengan berbagai teknologi medis berstandar tinggi, seperti Positron Emission Tomography (PET-Scan) serta teknologi bedah minimal invasif. Kehadiran fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan diagnosis dan tindakan medis canggih tanpa harus pergi ke luar negeri.
“Jika alat-alat canggih ini sudah tersedia di Surabaya dan daerah lain, masyarakat tidak perlu lagi ke Singapura atau Malaysia hanya untuk pemeriksaan atau operasi,” tambahnya.
Menkes menegaskan bahwa kualitas layanan kesehatan di Indonesia saat ini tidak kalah dengan negara lain, baik dari sisi teknologi maupun kompetensi tenaga medis. Dokter-dokter Indonesia dinilai memiliki jam terbang tinggi karena menangani beragam kasus medis yang kompleks.
Selain peningkatan layanan, pemerintah juga mendorong promosi rumah sakit dalam negeri agar masyarakat mengetahui kemajuan sektor kesehatan nasional dan semakin percaya untuk berobat di dalam negeri.
“Kita sudah memiliki rumah sakit yang bagus, peralatan lengkap, dan dokter-dokter yang hebat. Jika semua ini berjalan optimal, masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri,” pungkas Budi Gunadi Sadikin.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
