Musik Jadi Terapi: Latucip Band Lapas Cipinang Sentuh Hati Pengunjung dan Warga Binaan
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 71

PAStime News, JAKARTA – Suasana ruang kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang berubah hangat dan penuh harapan ketika alunan musik lembut dari Latucip Band, grup musik Warga Binaan, mengiringi momen pertemuan antara Warga Binaan dan keluarga, Selasa (9/12). Harmoni musik yang ditampilkan bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi media pemulihan emosional serta penguatan mental bagi Warga Binaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang diselenggarakan Lapas Cipinang secara berkelanjutan. Melalui musik, Warga Binaan diajak mengembangkan ekspresi positif, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan kembali nilai-nilai optimisme selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa seni musik memiliki peran penting dalam proses pemulihan perilaku.
“Pembinaan di Lapas Cipinang tidak hanya berfokus pada pelatihan kemandirian, tetapi juga pembinaan kepribadian. Musik adalah ruang aman bagi Warga Binaan untuk mengekspresikan diri. Kami memfasilitasi ini agar mereka dapat menyalurkan bakat sekaligus memperkuat rasa percaya diri,” ujarnya.
Iwan juga menyampaikan arahan dari Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, mengenai pentingnya partisipasi aktif Warga Binaan dalam setiap program pembinaan.
“Keikutsertaan dalam pembinaan merupakan syarat penting pengusulan hak integrasi. Kami berharap kegiatan seperti ini terus memotivasi Warga Binaan untuk aktif terlibat dalam kegiatan positif,” tegas Wachid melalui pesan yang disampaikan.
Penampilan Latucip Band mendapat respons positif dari para pengunjung. Noermawati, salah satu keluarga Warga Binaan, mengungkapkan rasa senangnya.
“Suasananya jadi lebih hangat dan menyenangkan. Hiburan seperti ini membuat kami merasa lebih dekat dengan keluarga yang sedang menjalani pembinaan,” tuturnya.
Dari sisi Warga Binaan, TH, yang berperan sebagai gitaris, menceritakan betapa besar makna tampil di hadapan keluarga.
“Rasanya seperti dihargai. Musik adalah cara kami menunjukkan bahwa kami juga ingin berubah, memperbaiki diri, dan membawa kebaikan,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Lapas Cipinang dalam menjalankan layanan Pemasyarakatan yang humanis, kreatif, dan berorientasi pada pemulihan perilaku. Seluruh aktivitas pembinaan di Lapas Cipinang berlandaskan nilai Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA), sebagai standar utama peningkatan kualitas pelayanan kepada Warga Binaan dan masyarakat.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
