Ketua Umum PP PORDASI, Aryo Djojohadikusumo, menegaskan bahwa Rakernas menjadi forum kerja konkret untuk menyatukan visi dan standar pembinaan atlet di seluruh Indonesia. Rakernas 2026 mengusung tema Kerja Nyata untuk Pengembangan Prestasi Olahraga Berkuda Indonesia sebagai komitmen bersama antara pusat dan daerah dalam mendorong prestasi berkelanjutan.
Rakernas PORDASI 2026 diisi dengan laporan evaluasi dan capaian kinerja sepanjang tahun 2025, serta pemaparan program kerja tahun 2026 dari seluruh komisi, yakni Komisi Pacuan, Komisi Equestrian, Komisi Horseback Archery & Tent Pegging, Komisi Polo, serta Komisi Peternakan, Kesehatan, dan Registrasi Kuda.
Sepanjang 2025, PORDASI mencatat sejumlah prestasi membanggakan di tingkat regional dan internasional. Tim Equestrian Indonesia berhasil menyumbangkan dua medali emas, dua perak, dan dua perunggu pada SEA Games Thailand 2025. Sementara itu, Tim Horseback Archery Indonesia menorehkan prestasi gemilang dengan menempati peringkat kedua dunia pada IHAA World Championships 2025, sekaligus mencatatkan dua rekor dunia oleh atlet Indonesia.
Rakernas juga menyoroti berbagai program akselerasi strategis, di antaranya pengembangan kembali Kuda Pacu Indonesia (KPI) melalui penerapan sistem pemeriksaan DNA kuda yang digagas Komisi Peternakan. Komisi Equestrian menargetkan penyelenggaraan 10 kejuaraan internasional pada 2026, terdiri atas tujuh kejuaraan Show Jumping dan tiga Dressage, sekaligus mempersiapkan atlet menuju Asian Games Nagoya 2026.
Komisi Horseback Archery & Tent Pegging melakukan penyesuaian Peraturan Organisasi (PO) agar selaras dengan standar kompetisi internasional, dengan penekanan utama pada kesejahteraan kuda. Selain itu, Tim Nasional Tent Pegging Indonesia tengah dipersiapkan untuk tampil pada ITPF World Cup Qualifier di Yordania pada akhir Januari 2026.
Di sisi lain, Komisi Polo merancang program pengiriman atlet untuk mengikuti latih tanding di dalam dan luar negeri guna meningkatkan kapasitas dan pengalaman bertanding. Sementara Komisi Peternakan, Kesehatan, dan Registrasi Kuda mencanangkan pemberlakuan Sertifikat Kuda Indonesia (SKI), pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi SDM olahraga berkuda, serta program Stable Rating untuk standarisasi fasilitas berkuda nasional.
Sebagai bentuk dukungan terhadap seluruh program tersebut, PP PORDASI juga tengah mempersiapkan kantor pusat yang akan menjadi pusat informasi, pelatihan, dan sertifikasi SDM olahraga berkuda di Indonesia.
Menutup Rakernas, Ketua Umum PP PORDASI menegaskan bahwa prestasi olahraga berkuda nasional hanya dapat dicapai melalui perencanaan matang, pembinaan berkelanjutan, SDM yang kompeten, serta tata kelola organisasi yang tertib. Rakernas PORDASI 2026 diharapkan menjadi pijakan kerja nyata dalam mendorong kemajuan dan daya saing olahraga berkuda Indonesia di kancah internasional.

