Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Lapas Atambua Kembangkan Kemandirian Warga Binaan Lewat Pelatihan Abon Lele Berbasis Potensi Lokal

Lapas Atambua Kembangkan Kemandirian Warga Binaan Lewat Pelatihan Abon Lele Berbasis Potensi Lokal

  • account_circle Husni
  • calendar_month
  • visibility 21

ATAMBUA, Pastime News – Lapas Kelas IIB Atambua kembali menegaskan komitmen terhadap pembinaan kemandirian Warga Binaan.

Melalui strategi yang di pertahankan, Lapas Atambua menyelenggarakan pelatihan pembuatan abon ikan lele, pada hari Sabtu (24/1).

Pelatihan inovatif berbasis UMKM ini mengolah lele hasil budidaya mandiri menjadi produk bernilai jual, sekaligus membekali Warga Binaan keterampilan ekonomi berkelanjutan

Kegiatan tersebut memanfaatkan ikan lele segar yang berasal dari kolam budidaya mandiri Lapas.
Warga Binaan lalu memproses bahan mentah menjadi produk makanan praktis yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Selain itu, Pokja UMKM bekerja sama dengan peserta magang Batch 2 di bidang perikanan sebagai instruktur pendamping.
Dengan demikian, proses pelatihan berjalan kolaboratif, terarah, dan di dasarkan pada keahlian profesional.

Petugas Pokja UMKM, Reni Arlina, menjelaskan bahwa teknik pengolahan yang di gunakan adalah cara modern dan higienis.
Lebih lanjut, pelatihan mencakup seleksi bahan hingga tahap akhir pengolahan produk. Kehadiran peserta magang juga memperkuat transfer pengetahuan secara berkelanjutan.

Peserta magang, Wina Djawa, menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengapresiasi semangat Warga Binaan selama proses produksi, mulai dari pemisahan daging hingga pengemasan. Oleh karena itu, pelatihan ini di harapkan menjadi bekal untuk kemandirian ekonomi setelah reintegrasi sosial.

Sementara itu, Warga Binaan bernama Rio Bere menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan belajar.
Ia mengaku memperoleh wawasan baru tentang cara pengolahan lele secara modern yang memiliki nilai jual. Bahkan, pengalaman ini mendorong rencananya untuk membuka usaha rumahan setelah bebas.

Di sisi lain, Kepala Lapas Atambua, Bambang Hendra Setyawan, menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mendorong kewirausahaan.
Program ini juga bertujuan memperkuat kedua aspek keterampilan Warga Binaan, yaitu soft skill dan hard skill secara seimbang. Selain itu, pengolahan abon memberikan nilai tambah serta margin keuntungan yang lebih tinggi.

Lebih jauh lagi, Lapas Atambua menargetkan Warga Binaan mampu menciptakan lapangan kerja mandiri.
Ke depan, Lapas Atambua berencana memperluas skala produksi abon lele secara berkelanjutan. Produk tersebut nantinya akan di kemas secara profesional dan di pasarkan melalui koperasi serta pameran UMKM.

Akhirnya, hasil olahan abon lele menjadi simbol harapan baru menuju masa depan yang mandiri dan berdaya.

  • Penulis: Husni

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Udara Percepat Distribusi ke Wilayah Terisolir (Dok. Istimewa)

    4,1 Ton Bantuan Lewat Udara Menuju Wilayah Terdampak Sumbar

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 17
    • 0Komentar

      Bantuan Udara Percepat Distribusi ke Wilayah Terisolir PADANG, PAStime News – Pemerintah terus mempercepat distribusi bantuan 4,1 ton melalui jalur udara ke tiga wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat, Selasa (2/12). Selain itu, pengiriman udara dipilih karena mampu menjangkau berbagai titik yang masih terisolir. Hingga pukul 15.00 WIB, helikopter BNPB, Basarnas dan […]

  • Bapas Kelas I Jambi lakukan kunjungan ke Setda Batanghari untuk memperkuat kerja sama dan koordinasi dengan pemda. (Dok: Web Ditjenpas)

    Kolaborasi Humanis: Bapas Jambi Gandeng Setda Kab. Jambi

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 34
    • 0Komentar

    PAStime News, Jambi – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi kembali lakukan langkah proaktif dalam memperkuat jejaring kerja sama dengan pemerintah daerah (pemda). Pada Jumat (12/9) tim kerja Bapas Jambi laksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi ke Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Batanghari. Dalam kunjungan tersebut, Bapas Jambi di wakili oleh Nasrul selaku Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa […]

  • Lapas Kelas IIB Tolitoli gelar tes urine mendadak bagi jajarannya, berlangsung di Klinik Pratama Lapas Tolitoli, Sabtu (26/7).

    Tes Urine Dadakan, Petugas Lapas Tolitoli Tunjukkan Integritas

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 59
    • 0Komentar

    PAStime News, Tolitoli – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli gelar tes urine mendadak bagi jajarannya, Sabtu (26/7). Kegiatan ini berlangsung di Klinik Pratama Lapas Tolitoli sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemasyarakatan. Hasilnya, seluruhnya di nyatakan negatif dari penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, memberikan apresiasi atas […]

  • Lapas Kelas IIB Tual Ubah Lahan Tidur Jadi Pertanian Produktif, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Lapas Kelas IIB Tual Ubah Lahan Tidur Jadi Pertanian Produktif, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 26
    • 0Komentar

    PAStime News, Langgur — Di balik jeruji besi, semangat kemandirian dan produktivitas tumbuh subur. Sabtu (8/11), Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku, berhasil mengubah lahan tidur menjadi area pertanian produktif. Langkah ini menjadi bukti nyata kontribusi sektor pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kegiatan pertanian yang […]

  • Sebanyak 33 warga binaan Lapas Sekayu mengikuti program Kejar Paket A, B, dan C untuk menempuh pendidikan setara SD, SMP, dan SMA. (Dok: Humas Lapas Sekayu)

    Kejar Paket Jadi Jalan Pendidikan Warga Binaan Lapas Sekayu

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PAStime News, Sekayu – Semangat belajar tanpa batas, sebanyak 33 warga binaan Lapas Sekayu tengah menempuh pendidikan melalui program Kejar Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA), Rabu (17/9/2025). Program ini wujud komitmen Lapas Sekayu memberikan pendidikan layak dan bekal reintegrasi sosial bagi warga binaan. Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, […]

  • Lapas Lhoknga Turun Tangan! Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Pidie Jaya dan Bireuen

    Lapas Lhoknga Turun Tangan! Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Pidie Jaya dan Bireuen

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ghiffary Alfiansyach
    • visibility 21
    • 0Komentar

    PAStime News, LHOKNGA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Lhoknga menunjukkan kepedulian sosialnya melalui aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen. Aksi ini menjadi bentuk nyata solidaritas jajaran Lapas Lhoknga terhadap warga yang tengah menghadapi musibah. Rombongan Lapas Lhoknga dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas), Husni, […]

expand_less