Lapas Banjarbaru Panen 1,5 Kilogram Jamur Tiram dari Program Kemandirian Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 22

Lapas Banjarbaru Panen 1,5 Kilogram Jamur Tiram dari Program Kemandirian Warga Binaan (Dok. Istimewa)
BANJARBARU, PAStime News – Lapas Kelas IIB Banjarbaru berhasil memanen 1,5 kilogram jamur tiram, Selasa (27/1).
Selain itu, panen juga dilakukan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1 Lapas Banjarbaru.
Kegiatan ini mendukung upaya pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Panen jamur tiram di SAE 1 menegaskan komitmen Lapas Banjarbaru menghadirkan pembinaan kemandirian berkelanjutan, produktif, dan bernilai ekonomi
Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, memimpin langsung proses panen bersama pejabat struktural dan Warga Binaan.
Peserta melakukan panen secara bertahap dari media tanam yang telah di siapkan.
Hasil panen mencerminkan proses budidaya yang terstruktur dan terorganisir.
Program budidaya jamur tiram memberikan keterampilan kerja yang bermanfaat bagi Warga Binaan.
Pembudidayaan di lakukan dengan menyiapkan baglog, melakukan penyiraman rutin, serta mengatur kelembapan ruangan.
Pemetikan di lakukan saat jamur mencapai ukuran yang sesuai untuk di panen.
I Made Supartana menyampaikan,
kegiatan ini merupakan sarana pembelajaran serta pembentukan kemandirian bagi Warga Binaan.
Selain itu, pembinaan bertujuan untuk mempersiapkan keterampilan yang berguna setelah mereka bebas.
Dengan bekal ini, Warga Binaan siap mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat.
Hasan, salah satu Warga Binaan, mengungkapkan,
keterlibatan langsung dalam kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang bermanfaat.
Ia juga mempelajari seluruh proses budidaya secara langsung.
Dengan pengalaman tersebut, ia memiliki bekal yang cukup saat kembali ke masyarakat.
Lapas Banjarbaru juga memasarkan hasil panen melalui pasar fresh Labaru.
Lokasi pemasaran berada di area yang dapat di kunjungi oleh Warga Binaan.
Dengan langkah ini, Lapas Banjarbaru mendorong pembinaan kemandirian yang berkelanjutan dan berdampak ekonomi.
- Penulis: Husni
